HALLOMAKASSAR.COM – Festival musik Spektamagis Vol. 3 hadir di Makassar dengan membawa konsep eksklusif, local pride, berdampak, dan ekosistem. Event ini dilanjutkan setelah sukses menggelar dua edisi di Pulau Kalimantan.
Spektamagis hadir melalui Vol. 3 yang akan berlangsung di Parking Lot Phinisi Point, Makassar, pada 4 November 2026.
Mengusung konsep konser musik berskala besar, Spektamagis Vol. 3 menghadirkan enam super lineup dan dua local heroes makassar dengan perpaduan musisi lintas genre untuk memberikan pengalaman konser yang lebih spektakuler bagi penonton.
Dipromotori oleh PT Panca Rahayu Kreasindo (Para Kreator) di bawah kepemimpinan Alam Nirza, Spektamagis Vol. 3 membawa semangat dari dua penyelenggaraan sebelumnya ke panggung yang lebih besar.
Dua edisi terdahulu yang digelar secara indoor di Kalimantan mencatat 4.988 penonton pada Volume 1 dan 5.560 penonton pada Volume 2.
Spektamagis Vol. 3 hadir dengan konsep yang lebih istimewa melalui penyelenggaraan outdoor di Makassar. Hadir di ruang terbuka, Spektamagis Vol. 3 tetap mempertahankan kemewahan dan kemegahan produksi yang menjadi ciri khasnya, dengan menghadirkan pengalaman konser berskala besar yang inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Pemilihan Makassar menjadi bagian dari perjalanan Spektamagis untuk menjangkau penikmat musik di wilayah yang berbeda. Kota ini akan menjadi tuan rumah bagi konser yang menyatukan beragam karakter musik, mulai dari pop, rock, hingga penampilan kolaboratif yang dirancang khusus untuk panggung Spektamagis.
Promotor Spektamagis, Samuel, mengatakan Makassar dipilih karena dinilai menjadi salah satu barometer utama perkembangan industri event dan hiburan di Indonesia, khususnya di luar Pulau Jawa.
Menurutnya, perkembangan kegiatan hiburan di Makassar cukup pesat dan memiliki daya jangkau pemberitaan hingga berbagai kota besar.
“Penentuan Makassar cukup singkat karena ternyata Makassar ini menjadi salah satu corong. Beritanya bisa sampai ke Jakarta, Bandung, dan kota lainnya. Kami melihat sekarang Makassar sedang menjadi barometer utama dalam dunia event seperti ini,” ujar Samuel dalam konferensi pers di Makassar Creative Hub (MCH) di Jalan Nusantara, Jumat, (30/10/2026).
Ia menjelaskan, Spekta Magis merupakan festival musik yang sebelumnya telah digelar dua kali di Palangkaraya. Makassar menjadi kota berikutnya sekaligus penyelenggaraan volume ketiga.
Samuel mengatakan, terdapat empat konsep utama yang diusung Spektamagis. Pertama, eksklusif, yakni menghadirkan festival musik yang spektakuler dan memberikan pengalaman tersendiri bagi penonton.
Kedua, lokal pride. Konsep ini menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam penyelenggaraan acara.
“Kami ketika melakukan event di luar Jawa selalu melibatkan unsur lokal. Kalau bisa memenuhi 90 persen. Kami selaku promotor membawa investasi ke suatu daerah melalui event-event seperti ini,” jelasnya.
Keterlibatan lokal tersebut mencakup penyediaan makanan dan minuman (F&B), vendor, hingga tenaga kerja dari kalangan anak muda setempat.
Ketiga, berdampak. Samuel berharap kehadiran festival musik tersebut dapat menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan berbagai sektor usaha lokal.
Sementara konsep keempat adalah ekosistem, yakni membangun kolaborasi seluruh elemen dalam industri hiburan dan pertunjukan musik agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Harapannya industri hiburan, industri showbiz, dan festival musik ini bisa tertata dengan baik. Tiket bisa terjual habis, promotornya untung, dan penontonnya senang,” katanya.
Untuk memeriahkan Spektamagis Vol. 3, panitia menghadirkan sejumlah musisi nasional, di antaranya, Mahalini, Fadly “Padi”, Vierratale, For Revenge, Sound Of Panca, Fiersa Besari serta 2 band lokal.
Samuel menyebut pemilihan penampil dilakukan melalui proses kurasi dengan mempertimbangkan selera perkembangan musik saat ini.
“Line-up ini kami kurasi secara mendetail karena memang kebutuhan market hari ini orang suka genre seperti For Revenge. Ini sejalan dengan DNA kami untuk menyuguhkan hiburan yang spektakuler,” ungkapnya.
Tak hanya festival musik, Spektamagis Vol. 3 juga menjadi bagian dari upaya promosi film produksi unit bisnis Para Kreator berjudul Menantang Untuk Kalah. Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di jaringan bioskop XXI pada 19 November 2026. Sebagai bagian dari rangkaian promosi, pihaknya juga menyiapkan kegiatan di Trans Studio Mall (TSM) Makassar pada 5 November 2026, berupa special screening dan meet and greet bersama para pemain film.
Samuel menjelaskan, Para Kreator merupakan unit bisnis yang bergerak di bidang produksi film dan promotor acara. Spekta Magis menjadi salah satu intellectual property (IP) yang dikembangkan perusahaan tersebut.
“Spektamagis ini salah satu supporting utamanya adalah film Menantang Untuk Kalah. Bisa dibilang Spekta Magis ini menjadi bridging untuk promosi film tersebut,” jelasnya.
Senada, Rio Kamase selaku promotor Spektamagis menambahkan, festival musik Vol. 3 di Makassar menargetkan 10.000 hingga 12.000 penonton sesuai kapasitas venue. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan dua penyelenggaraan sebelumnya di Palangkaraya yang mengusung konsep indoor dengan kapasitas maksimal sekitar 5.000 penonton.
Rio mengatakan penyelenggaraan di Makassar membawa eskalasi lebih besar dengan mengusung konsep festival terbuka yang memanfaatkan seluruh area parkir Phinisi Point.
“Kalau dua penyelenggaraan sebelumnya di Palangkaraya semuanya indoor dan kapasitasnya sekitar 5.000 maksimal. Ketika pindah ke Makassar dengan mengusung konsep festival, target penonton kami sebenarnya 12.000 orang,” ujar Rio.
Ia mengungkapkan, hingga menjelang pelaksanaan acara, jumlah penonton yang telah terdata mencapai lebih dari 8.000 orang dan terus bergerak menuju angka 10.000.
Pihaknya berharap jumlah penonton pada hari pelaksanaan dapat mencapai target 10.000 hingga 12.000 orang.
Menurut Rio, pemilihan Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan juga mempertimbangkan potensi kota ini dalam menggelar festival musik berskala besar. Sejumlah festival musik di Makassar sebelumnya mampu menarik ribuan penonton.
Selain menargetkan jumlah penonton yang besar, Spekta Magis Vol. 3 juga memberikan perhatian terhadap keterlibatan komunitas lokal. Sejumlah kegiatan telah disiapkan sebagai rangkaian menuju festival utama.
Promotor juga, kata Rio menggelar karaoke party bersama komunitas fanbase di Space Chapter. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dengan antusiasme dan keterlibatan komunitas penggemar sejumlah musisi yang masuk dalam daftar penampil Spekta Magis.
Rangkaian kegiatan selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 melalui kolaborasi dengan Makassar Creative Hub dan Makassar Menyanyi. Dalam kegiatan tersebut, akan digelar talkshow mengenai ekosistem festival musik di Makassar mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WITA.
Rio mengatakan, forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi para promotor dan direktur festival untuk membahas perkembangan serta ekosistem industri festival musik di Makassar.
“Di sana kami akan berdiskusi tentang ekosistem festival yang ada di Makassar, dari kacamata promotor atau director festival,” tandasnya.(*)








