Lantik Badan Riset PDIP, Megawati Minta Lakukan Kajian Tingginya Angka Pengangguran

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melantik pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP masa bakti 2025–2030.

Andi Widjajanto kembali dipercaya Megawati memimpin BARAK, yang memiliki tugas antara lain membangun pusat data partai, melakukan kajian terhadap proses legislasi nasional, merumuskan kebijakan berbasis ideologi kerakyatan, serta menyiapkan evaluasi dan transformasi organisasi partai.

Megawati menekankan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. Menurutnya, partai politik tidak boleh berjalan tanpa pijakan riset yang matang.

“Sering kali orang berpikir kalau partai itu tidak memerlukan riset-riset. Padahal menurut saya, partai itu merupakan sebuah gerakan, riset itu adalah untuk sains,” kata Megawati, Selasa (11/8/2026).

Presiden ke-5 RI itu menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademisi di Indonesia. Ia meminta badan riset partai untuk ikut membedah persoalan tersebut sekaligus mencari akar masalah dan solusinya.

“Beberapa hari ini saya membaca di koran bahwa justru yang namanya orang-orang pintar kita itu tidak mempunyai pekerjaan sampai jumlahnya sedih sendiri melihat berita, katanya 1 juta. Ini saya sedang suruh untuk membedah, sebetulnya apa alasannya tidak bisa kerja dan mengapa terjadi seperti itu,” ujarnya.

Megawati mengingatkan bahwa keberadaan badan riset merupakan salah satu instrumen penting bagi partai untuk memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan bangsa.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran yang baru dilantik untuk segera bergerak dan menghasilkan kerja nyata.

“Saya ingin menitipkan satu pesan yang sangat penting kepada seluruh kader dan seluruh Sayap dan Badan Partai: Setialah pada sumbermu. Dan sumber kekuatan kita adalah rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Dengarkan suara rakyat,” tuturnya.

“Rasakan denyut kehidupan rakyat. Hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Berdiri bersama rakyat ketika rakyat membutuhkan pembelaan. Sebab, Partai yang kehilangan hubungan dengan rakyat, pada hakikatnya telah kehilangan sumber kekuatannya sendiri,” sambungnya mengimbuhkan.(*)

Berita Terkait

Aklamasi dalam Sejam, Andi Waris Halid Kembali Pimpin IKAFIBRA Unhas
Korban Tabrak Lari di Gowa Koma di Rumah Sakit, Pelaku Belum Diketahui
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ketua ISLA Unhas Apresiasi Kampung Nelayan Program Strategis Dongkrak Kesejahteraan Nelayan
Di Makassar,  Duta Besar Inggris Dorong Ekonomi Hijau
Anak Pulau ke Panggung Dunia
Dari Studi Kelayakan hingga Estate Management, HIPMI Properti Sulsel Latih Developer
IKA Unhas Siapkan Modal Usaha Mahasiswa Yatim, 33 Peserta Presentasikan Ide Bisnis
Budayawan Sulsel Abdi Mahesa Dukung Ilham Ari Fauzi di Muswil ILUNI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Aklamasi dalam Sejam, Andi Waris Halid Kembali Pimpin IKAFIBRA Unhas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Korban Tabrak Lari di Gowa Koma di Rumah Sakit, Pelaku Belum Diketahui

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ketua ISLA Unhas Apresiasi Kampung Nelayan Program Strategis Dongkrak Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Di Makassar,  Duta Besar Inggris Dorong Ekonomi Hijau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Anak Pulau ke Panggung Dunia

Berita Terbaru