HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperluas akses kerjasama lintas negara. Terbaru Pemprov Sulsel mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses pasar ekspor di tingkat global bekerjasama dengan Tiongkok.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman, mengatakan hubungan emosional bersama Tiongkok sudah terjalin dengan baik.
Ia menjelaskan, data menunjukkan realisasi investasi Tiongkok di Sulawesi Selatan pada 2025 mencapai Rp748 miliar. Selain itu, Tiongkok menjadi pasar ekspor terbesar kedua bagi Sulsel dengan kontribusi sebesar 33,69 persen dari total nilai ekspor daerah.
Sementara untuk nilai ekspor Sulsel ke Tiongkok pada 2024 tercatat sebesar 693,88 juta dolar AS.
Jufri Rahman memaparkan berbagai potensi unggulan Sulawesi Selatan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan, hingga industri pengolahan yang dinilai berpeluang besar dikembangkan melalui kerja sama investasi.
“Penguatan kerja sama di berbagai sektor diharapkan semakin mendorong peningkatan nilai ekspor Sulsel ke depan,”
kata Jufri Rahman saat menerima rombongan Kedutaan Besar Tiongkok di Makassar beberapa waktu lalu.
Sementara Konselor Tiongkok untuk Indonesia, Zhen Wangda, menyampaikan Sulawesi memiliki posisi strategis di Indonesia dan merupakan pusat ekonomi dan budaya di kawasan ini.
“Sektor pertanian, perikanan, pertambangan, dan industri makanan berkembang pesat serta telah menarik minat investor,” ujarnya.
Ia juga menilai kekayaan budaya dan keindahan alam Sulawesi Selatan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Baca Juga:
Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
HKBN 2026 di Makassar: BPBD Siapkan Apel Besar dan Edukasi Anak Lewat Program SALAMA
“Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia menugaskan saya untuk memimpin kunjungan ini. Kami berharap pertemuan ini dapat meningkatkan saling pengertian, memperkuat kerja sama daerah Tiongkok–Indonesia, termasuk integrasi industri unggulan, serta mempererat hubungan antarmasyarakat,” imbuhnya.(*)







