May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 28 April 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional 2026 harus menjadi momentum kebahagiaan bagi para peningkatan kesejahteraan pekerja.

Hal itu disampaikan  saat menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta sejumlah serikat pekerja/buruh Kota Makassar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, di Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).

Menurut Appi, pemerintah kota bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan konsep perayaan yang lebih meriah dan inklusif melalui kegiatan bertajuk May Day Fest di lapangan Karebosi Makassar.

“May Day tahun ini menjadi perhatian ekstra bagi kita semua. Berbagai cara kita pikirkan dan diskusikan bersama agar perayaan ini berlangsung meriah,” ujarnya.

Ia memastikan, Pemerintah Kota Makassar akan memfasilitasi penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendukung demi kenyamanan peserta.

Appi juga menyampaikan  koordinasi telah dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjamin pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Kita ingin kegiatan ini berjalan dengan baik, aman, dan penuh suasana kegembiraan. Ini adalah ruang bersama antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” tambahnya.

Tak hanya itu, Appi juga meminta setiap konfederasi serikat pekerja untuk bertanggung jawab terhadap anggotanya masing-masing, termasuk dalam menjaga ketertiban serta menggunakan atribut resmi organisasi guna memudahkan identifikasi di lapangan.

Selain itu, Appi mendorong adanya sinergi antara serikat pekerja dan pihak pengusaha dalam mendukung kelancaran kegiatan, termasuk penyediaan kebutuhan dasar seperti konsumsi dan minuman bagi peserta.

“Saya berharap, seluruh rangkaian peringatan May Day 2026 di Kota Makassar, dapat berlangsung dengan lancar serta menjadi kolaborasi harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah,” harapnya.

Sementara, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan, Andi Malanti menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Wali Kota Makassar yang menerima langsung audiensi para pekerja dan serikat buruh.

“Tentu momentum silaturahmi ini, menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja,” jelasnya.

Menurutnya, peringatan May Day bagian dari gerakan global buruh yang dirayakan di seluruh dunia, termasuk di Kota Makassar.

Lebih lanjut, ia menyinggung tradisi peringatan May Day yang selama ini identik dengan aksi turun ke jalan. Namun, menurutnya, pendekatan dialog terbuka antara pemerintah, pengusaha, dan buruh justru dapat menjadi alternatif yang lebih konstruktif.

“Kalau ada ruang seperti panggung dialog, lalu buruh bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung, itu jauh lebih baik. Tinggal bagaimana kesepakatan bersama bisa dibangun,” ujarnya.

Meski demikian, dia mengakui bahwa sebagian besar serikat pekerja tetap telah mempersiapkan aksi dalam rangka May Day tahun ini.

Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika perjuangan buruh yang selama ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan.

Dia menekankan pentingnya, penyamaan persepsi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Menurutnya, selama ini perbedaan pandangan masih kerap terjadi, sehingga diperlukan forum rutin untuk dialog dan evaluasi bersama.

“Ini penting untuk dihidupkan kembali agar komunikasi tetap berjalan,” jelasnya.

Selain itu, Andi menyinggung keberadaan desk ketenagakerjaan yang merupakan instruksi nasional, sebagai wadah pengaduan dan penegakan hukum di bidang ketenagakerjaan.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat berjalan efektif, sehingga berbagai persoalan buruh dapat diselesaikan tanpa harus berujung pada aksi demonstrasi.

Karena itu, kehadiran pemerintah sangat penting untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.

“Pertemuan nantinya, menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi di Kota Makassar, khususnya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan
Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga
Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan
Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar
PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:48 WIB

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 08:45 WIB

Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan

Kamis, 5 November 2026 - 06:07 WIB

Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 21:53 WIB

Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Berita Terbaru