Temuan Narkoba di Lapas Tangerang, Meity Nilai Sistem Pemasyarakatan Belum Optimal

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Temuan penyelundupan narkotika jenis sabu, ekstasi, dan tembakau sintetis di dalam sel narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Tangerang baru-baru ini memantik respons anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi XIII, Dr. Hj. Meity Rahmatia.

Ia menilai, penemuan barang terlarang melalui operasi penggeledahan mendadak dan inspeksi intelijen tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan lapas belum mengalami perubahan signifikan.

Meski mengapresiasi gerak cepat aparat, Meity menegaskan bahwa pola penanganan berbasis inspeksi masih merupakan paradigma lama yang seharusnya bergeser ke pendekatan pencegahan dini.

“Idealnya, aspek pencegahannya yang lebih menonjol. Artinya, narkoba itu tidak semestinya lolos masuk ke penjara,” ujarnya.

Dalam kasus ini, politisi asal Sulawesi Selatan tersebut membeberkan sejumlah aspek utama yang seharusnya berfungsi maksimal. “Kita patut mempertanyakan aspek pengawasan sistem keamanan dan pencegahan,” imbuhnya.

Menurut Meity, kasus di Tangerang menjadi bukti bahwa pengawasan internal masih rapuh. Ia mempertanyakan efektivitas standar operasional prosedur (SOP), khususnya mengapa prosedur penggeledahan rutin dan inspeksi mendadak yang telah diterapkan belum mampu mencegah penyelundupan narkotika.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi kegagalan teknologi pengawasan. Dalam banyak kasus serupa, kamera pengawas (CCTV) kerap tidak berfungsi optimal, yang menunjukkan lemahnya pengawasan berbasis teknologi. Ia juga menyinggung modus operandi yang kerap melibatkan kerja sama antara pihak luar dan oknum di dalam lapas.

Ke depan, politisi perempuan yang dikenal aktif dalam rapat-rapat Komisi XIII tersebut berharap lembaga pemasyarakatan dapat lebih maksimal mewujudkan program zero narkoba di lapas.

Meity mengakui, lapas saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari aspek sumber daya manusia, termasuk rasio ideal antara petugas dan narapidana.

“Saat ini, seorang petugas bisa mengawasi hingga 40 orang. Tentu ini belum efektif dan dapat menjadi celah terjadinya pelanggaran,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa persoalan tersebut seharusnya dapat diminimalkan apabila integritas dan profesionalisme sumber daya manusia melekat kuat pada setiap petugas.

Menutup komentarnya kepada wartawan di Makassar, Rabu (4/3/2026), Meity mendorong sejumlah langkah perbaikan, antara lain modernisasi teknologi deteksi untuk mencegah penyelundupan narkotika, peningkatan kesejahteraan petugas lapas, pelaksanaan investigasi menyeluruh atau asesmen mendalam terhadap berulangnya kasus peredaran narkoba di berbagai lapas, serta penguatan sinergi antara pihak lapas, kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya rehabilitasi dan pemberantasan jaringan narkotika.

Menurutnya, perbaikan ke depan tidak boleh hanya berfokus pada pemberian hukuman bagi pelaku di tingkat lapangan, tetapi harus diarahkan pada pembenahan sistemik agar kejadian serupa tidak terus terulang di masa mendatang.(*)

Berita Terkait

Bareskrim Polri Ungkap Peredaran 5 Kilogram Sabu di Makassar
Pemuda Diduga Curi Pakaian Dalam Diamuk Warga di Manggala, Polisi Amankan Pelaku
Aksi 3 Dekade Amarah, Polisi Amankan Puluhan Orang Mahasiswa
NasDem Sulsel Demo Tempo, Tak Terima Disebut ‘PT NasDem Indonesia Raya Tbk ‘
Polisi Lumpukan Pelaku Curas di Makassar, Dua Rekan Masih Buron
Di Tengah Isu Kenaikan Harga BBM,  PDI Perjuangan Makassar Bantu Ojol dan Bentor Lewat Voucher Gratis
AJI Makassar Soroti Tekanan Baru terhadap Kebebasan Pers
Diduga Dibangun dari APBD, Jalan ke Wisma Nirmala Justru Ditutup dan Diklaim Sepihak

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:53 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Peredaran 5 Kilogram Sabu di Makassar

Selasa, 28 April 2026 - 14:01 WIB

Pemuda Diduga Curi Pakaian Dalam Diamuk Warga di Manggala, Polisi Amankan Pelaku

Sabtu, 25 April 2026 - 11:12 WIB

Aksi 3 Dekade Amarah, Polisi Amankan Puluhan Orang Mahasiswa

Kamis, 16 April 2026 - 17:47 WIB

NasDem Sulsel Demo Tempo, Tak Terima Disebut ‘PT NasDem Indonesia Raya Tbk ‘

Kamis, 2 April 2026 - 12:19 WIB

Polisi Lumpukan Pelaku Curas di Makassar, Dua Rekan Masih Buron

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

DPRD Parepare Adukan Kelangkaan Gas Subsidi ke DPRD Sulsel

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:58 WIB