Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan 10 Korban Pesawat Jatuh di Bulusaraung

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Tim SAR gabungan menemukan jenazah sepuluh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepastian ini disampaikan Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi.

Dia mengatakan dua temuan terakhir dilaporkan pada Jumat pagi, (23/1/2026).
Ini merupakan hari ketujuh operasi pencarian dan evakuasi.

Sebagian jenazah kini dalam proses evakuasi untuk diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan Polri.

“Alhamdulillah, berkat doa seluruh warga Indonesia, hari ini pukul 08.33 WITA kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket sembilan,” ujar Dody.

Tak berselang lama, tim kembali menerima laporan penemuan berikutnya. Setelah koordinat dipastikan, paket kesepuluh berhasil ditemukan pada pukul 09.16 WITA.

“Kemudian pada pukul 08.59 kami mendapat informasi lanjutan, dan dipastikan pada pukul 09.16 WITA paket sepuluh telah ditemukan oleh Tim Elang 5, Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin, bersama tim SAR gabungan,” jelasnya.

Dengan ditemukannya dua paket terakhir tersebut, seluruh korban dan benda penting yang ada di pesawat berhasil ditemukan. Operasi pencarian yang berlangsung sejak hari Sabtu lalu itu pun bisa dinyatakan tuntas.

“Alhamdulillah, hari ketujuh ini kita bisa menemukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Dan hari ini kita gunakan sandi ‘sapu bersih’. Semoga Allah meridai sandi tersebut,” kata Dody.

Dalam kesempatan itu, Dody juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Tompobulu dan Kecamatan Balocci yang telah banyak membantu selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung.

“Terima kasih kepada masyarakat yang membantu baik secara langsung maupun tidak langsung. Ada yang turun bersama di lapangan, ada yang menyiapkan logistik, memasak, mendukung kebutuhan relawan dan prajurit, bahkan menyiapkan rumah untuk ditempati,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kolaborasi antara TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini.

“Kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama inilah yang menunjukkan bahwa dalam menghadapi kesulitan dan tantangan, semuanya bisa diselesaikan lebih cepat jika kita bersatu,” Dody menambahkan.

Diketahui Pesawat ATR 42-500 dinyatakan hilang kontak pada Sabtu, (17/1/2026) lalu. Pesawat membawa sepuluh orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. Dipastikan tidak ada korban selamat.(*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulsel Cicu Ikuti Retret Nasional di Magelang, Asah Visi Kepemimpinan
Dewan Ultimatum Dinas SDA Soal Pembangunan Embung: Jangan Sampai yang di Bone Terulang
Istri Butuh Biaya Operasi, Akademisi Unhas Sulit Cairkan Uang di Bank BUMN
Dewan Kecewa Anggaran Bencana Sulsel Dipangkas
Kuliah Tamu Pemilu, Bawaslu Sulsel Tekankan Pengawasan Partisipatif dan Kolaboratif
Kanwil Ditjenpas Sulsel Lantik 54 Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja dan Integritas Organisasi
Kajati Sulsel Dimutasi
DPRD Sulsel Ingatkan Kontraktor Jaga Kualitas Aspal Proyek Multiyears 2025–2027

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:27 WIB

Ketua DPRD Sulsel Cicu Ikuti Retret Nasional di Magelang, Asah Visi Kepemimpinan

Rabu, 15 April 2026 - 08:58 WIB

Dewan Ultimatum Dinas SDA Soal Pembangunan Embung: Jangan Sampai yang di Bone Terulang

Selasa, 14 April 2026 - 20:18 WIB

Istri Butuh Biaya Operasi, Akademisi Unhas Sulit Cairkan Uang di Bank BUMN

Selasa, 14 April 2026 - 17:42 WIB

Dewan Kecewa Anggaran Bencana Sulsel Dipangkas

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Kuliah Tamu Pemilu, Bawaslu Sulsel Tekankan Pengawasan Partisipatif dan Kolaboratif

Berita Terbaru