Banjir Tak Lagi Separah Dulu, Pemkot Makassar Tetap Perkuat Kesiapsiagaan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berbincang dengan Kepala Dinas Kominfo Makassar,  M. Roem sebelum live di Kompas TV menyangkut penanganan banjir.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berbincang dengan Kepala Dinas Kominfo Makassar, M. Roem sebelum live di Kompas TV menyangkut penanganan banjir.

HALLOMAKASSAR.COM – Banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar mulai menunjukkan tren penurunan dampak. Pemerintah Kota Makassar mencatat, dari tiga kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir, kali ini hanya satu wilayah yang sempat melakukan pengungsian, itupun dalam waktu singkat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, kondisi tersebut mencerminkan perbaikan dalam penanganan banjir, meski Kota Makassar masih berada dalam periode cuaca ekstrem.

Hal itu disampaikan Munafri dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026).

“Dari lima posko pengungsian yang sempat dibuka, saat ini tersisa dua posko dengan sekitar 50 kepala keluarga. Ini menandakan situasi sudah jauh lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Munafri.

Menurutnya, faktor banjir di Makassar tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis kota. Wilayah yang rawan genangan umumnya berada di daerah cekungan serta bantaran sungai, sehingga berpotensi menahan air saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut diperparah oleh hujan ekstrem yang berdasarkan informasi BMKG diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Februari.

Meski demikian, Munafri menekankan bahwa penyebab warga mengungsi bukan semata akibat ketinggian air, melainkan karena terganggunya sistem sanitasi rumah tangga.

Terendamnya fasilitas toilet dan saluran limbah membuat sebagian warga harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Makassar tengah menyiapkan langkah-langkah teknis berbasis kajian. Kajian diarahkan pada perbaikan sistem aliran air agar tidak terjebak di kawasan permukiman rawan banjir.

“Kita melakukan kajian bersama sejumlah universitas dan berkoordinasi dengan balai yang menangani sungai di Makassar, untuk menentukan alur air yang tepat dan mengurangi genangan berulang,” jelasnya.

Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini , Munafri juga meningkatkan status kesiapsiagaan. Ia menghimbau seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Dinas Sosial, disiagakan untuk merespons cepat potensi bencana, termasuk menyiapkan shelter, logistik, dan kebutuhan dasar warga.

Munafri turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak lanjutan cuaca ekstrem, seperti angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Pemerintah memastikan seluruh sumber daya siap digunakan jika terjadi kondisi darurat,” tegasnya.

Munafri berharap upaya pengendalian banjir melalui kajian ilmiah dapat segera menemukan jawaban dalam memperbaiki sistem drainase dan tata kelola air, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir tahunan.(*)

Berita Terkait

Kemarau Panjang, PDAM Makassar  Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat di 9 Kecamatan
Dispora Makassar Dorong Pemuda Jadi Kreator Digital melalui Advanced Content Creator Academy
Wali Kota Appi Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
Dispora Makassar Ikut Semarakkan World Cleanup Day 2026
Munafri Pimpin Bersih-Bersih Kanal, Tekankan Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan
Wali Kota Appi Ajak Alumni Athirah Jadi Jembatan Pendidikan Berkualitas bagi Anak Makassar
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:31 WIB

Kemarau Panjang, PDAM Makassar  Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat di 9 Kecamatan

Selasa, 22 September 2026 - 07:14 WIB

Dispora Makassar Dorong Pemuda Jadi Kreator Digital melalui Advanced Content Creator Academy

Senin, 21 September 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Appi Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah

Senin, 21 September 2026 - 16:09 WIB

Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik

Minggu, 20 September 2026 - 19:28 WIB

Dispora Makassar Ikut Semarakkan World Cleanup Day 2026

Berita Terbaru