Tawuran di Utara Kota Telan Korban,  Gerak Cepat Koordinasi TNI–Polri

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 19 November 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bergerak cepat melakukan koordinasi menangani persoalan gangguan keamanan yang terjadi di wilayah utara Makassar.

Beberapa rumah warga ludes terbakar setelah pecah tawuran dua kelompok pemuda, di kawasan perkuburan Beroangin, Jalan Pannampu, termasuk di Sapiria Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (18/11/2025) sore.

Melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI dan Polri, Munafri memastikan penanganan kasus tersebut sepenuhnya berada dalam proses hukum dan pengawasan aparat berwenang.

“Saya sudah lakukan koordinasi terbatas, dengan pihak kepolisian, termasuk ke Pak Dansat Brimob serta TNI, untuk memastikan orang-orang yang terlibat itu ditindak,” ujarnya, Selasa (18/11/2025) sore.

Munafri menegaskan bahwa tindakan kriminal yang terjadi tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditindaklanjuti. Apalagi hingga menelan korban dna merugikan pihak lain.

Ia telah berkomunikasi langsung dengan pihak berwajib untuk mempercepat proses identifikasi dan penangkapan pelaku.

Appi menegaskan, bahwa penanganan serta upaya dari pihak berwajib keamanan harus dilakukan dengan serius dan cepat.

“Karena tindakan tersebut sudah merupakan kejahatan, jadi harus diproses lebih lanjut lagi,” tegasnya.

“Saya tegaskan, saya sampaikan, dan saya bicara bahwa ini harus cepat diatensi dengan serius,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada penindakan, Appi juga menyiapkan langkah pencegahan sebagai solusi bagi anak muda untuk jangka panjang.

Pemkot Makassar, akan masuk langsung ke wilayah tersebut untuk menghadirkan pola pembinaan, pelatihan, dan kegiatan produktif bagi anak-anak serta remaja yang rentan terlibat aksi negatif.

“Kami akan masuk ke dalam untuk memberikan pola-pola pelatihan, kita beri kegiatan yang bermanfaat kepada anak-anak yang ada di sana,” jelasnya.

Namun, ia mengakui tantangan utama adalah banyaknya pelaku atau kelompok yang masih berusia sangat muda, berkisar 14 hingga 15 tahun.

Kondisi itu membuat pemerintah harus menyesuaikan pendekatan, termasuk dengan menyediakan pelatihan informal dan wadah pendidikan nonformal.

“Persoalannya, kalau kita kumpul-kumpul dengan yang ada di sana, kadang-kadang yang mau diberikan pekerjaan itu justru anak-anak usia 14 sampai 15 tahun,” tuturnya.

“Karena itu, kita harus memberikan pelatihan informal supaya mereka bisa masuk ke kegiatan yang produktif,” lanjut dia.

Pelatihan tersebut mencakup berbagai keterampilan dasar yang dapat langsung digunakan untuk mencari penghasilan, seperti perbengkelan motor, servis AC, hingga keterampilan teknis lainnya.

Selain itu, Pemkot juga merancang sistem pendidikan informal yang dapat membantu mereka mendapatkan ijazah penyetaraan sebagai bekal mencari kerja.

“Kita ingin mereka punya skill yang bisa dilaksanakan, kita buat sistem pendidikan informal di wilayah itu untuk merespon kebutuhan mereka, sehingga nanti mereka punya ijazah untuk dibawa cari kerja,” tutup Munafri.

Berita Terkait

Kemarau Panjang, PDAM Makassar  Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat di 9 Kecamatan
Dispora Makassar Dorong Pemuda Jadi Kreator Digital melalui Advanced Content Creator Academy
Wali Kota Appi Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
Dispora Makassar Ikut Semarakkan World Cleanup Day 2026
Munafri Pimpin Bersih-Bersih Kanal, Tekankan Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan
Wali Kota Appi Ajak Alumni Athirah Jadi Jembatan Pendidikan Berkualitas bagi Anak Makassar
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:31 WIB

Kemarau Panjang, PDAM Makassar  Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat di 9 Kecamatan

Selasa, 22 September 2026 - 07:14 WIB

Dispora Makassar Dorong Pemuda Jadi Kreator Digital melalui Advanced Content Creator Academy

Senin, 21 September 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Appi Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah

Senin, 21 September 2026 - 16:09 WIB

Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik

Minggu, 20 September 2026 - 19:28 WIB

Dispora Makassar Ikut Semarakkan World Cleanup Day 2026

Berita Terbaru