4 Wilayah Rawan Banjir di Makassar, BPBD Tingkat Kewaspadaan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem berupa curah hujan intensitas tinggi akan melanda Kota Makassar akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meningkatkan kewaspadaan, terutama di empat kecamatan yang rawan banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar menegaskan, meski curah hujan tahun ini tidak separah awal 2025, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kita tidak bisa berleha-leha setelah menerima informasi dari BMKG. Curah hujan di atas 500 milimeter itu sudah masuk kategori sangat tinggi dan berpotensi memicu banjir,” kata Fadli dikutip, Jumat, (16/1/2026).

Fadli menyebutkan, terdapat empat kecamatan yang masuk zona langganan banjir saat hujan ekstrem, yakni Biringkanaya, Panakkukang, Manggala, dan Tamalanrea.

“Kita takutkan kondisi ini akan berulang di sisa waktu Januari hingga Februari,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, pada tahun lalu banjir di sejumlah wilayah tersebut bahkan sempat mencapai ketinggian hingga tiga meter dan menyebabkan Pemerintah Kota Makassar menetapkan status tanggap darurat.

“Riwayat tahun lalu itu sangat tinggi. Ini yang menjadi dasar kami untuk tetap siaga,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Makassar telah memasang Early Warning System (EWS) di tiga sungai serta memperkuat koordinasi dengan BMKG dan seluruh perangkat daerah.

“Banjir ini hampir terjadi setiap tahun. Sesuai arahan Wali Kota Makassar, kami fokus pada kesiapsiagaan dan pencegahan agar korban jiwa maupun kerugian material bisa diminimalkan,” tegas Fadli.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, mengatakan berdasarkan analisis dinamika atmosfer, potensi hujan lebat di Makassar masih cukup besar.

“Masih ada potensi curah hujan di atas 500 milimeter yang akan terjadi di wilayah Kota Makassar pada bulan Januari dan Februari,” ujar Adil.

Menurut Adil, periode yang perlu menjadi perhatian utama adalah minggu terakhir Januari hingga awal Februari. Ia mengingatkan, hujan berpotensi turun dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat.

“Nah, potensi yang akan kita alami nantinya itu berada pada posisi minggu terakhir Januari atau awal Februari. Ini adalah waktu-waktu antisipasi dan waktu kita memperkuat mitigasi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hingga pertengahan Januari 2026, curah hujan di Kota Makassar telah mencapai sekitar 183 milimeter. Angka tersebut masih berpotensi meningkat signifikan dalam waktu dekat.

“Artinya, masih ada peluang hujan cukup besar yang belum turun. Kalau karakteristiknya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ini perlu diwaspadai,” kata Adil.

Lebih lanjut, Adil menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh beberapa indikator dinamika atmosfer, di antaranya pergerakan Monsun Asia yang aktif memasuki wilayah Sulawesi Selatan, serta fenomena Madden–Julian Oscillation (MJO).

“MJO ini pergerakan massa udara dari barat ke timur. Dalam dua pekan ke depan diprediksi akan melintasi wilayah Indonesia bagian tengah, termasuk Sulawesi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Adil, aktivitas gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby juga diperkirakan kembali menguat dalam 10 hingga 15 hari ke depan dan berpotensi meningkatkan curah hujan.(*)

Berita Terkait

Lewat Diplomasi Budaya dan Kuliner, Wali Kota Makassar Bidik Investasi dari 28 Negara
Wali Kota Munafri Promosikan Potensi Makassar di Hadapan Delegasi dari 28 Negara pada IGS 2026
Makassar Dorong Generasi Cerdas Finansial dan Cakap Digital
Camat Ujung Pandang Pimpin Rapat Persiapan IGS 2026, Tekankan Kebersihan dan Urban Farming
Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tekankan Pendidikan Harus Bersih dari Praktik Titip-Menitip
Pemkot – Pemprov  Kolaborasi Disdik Sulsel Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School Terintegrasi
Penataan PKL  Disertai Solusi Ala Wali Kota Munafri Diapresiasi DPRD Sulsel: Tujuannya Jelas
Kota Makassar Raih Penghargaan Dunia, Program RISE Diakui sebagai Solusi Permukiman Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:54 WIB

Lewat Diplomasi Budaya dan Kuliner, Wali Kota Makassar Bidik Investasi dari 28 Negara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36 WIB

Wali Kota Munafri Promosikan Potensi Makassar di Hadapan Delegasi dari 28 Negara pada IGS 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:25 WIB

Makassar Dorong Generasi Cerdas Finansial dan Cakap Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Camat Ujung Pandang Pimpin Rapat Persiapan IGS 2026, Tekankan Kebersihan dan Urban Farming

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:24 WIB

Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tekankan Pendidikan Harus Bersih dari Praktik Titip-Menitip

Berita Terbaru

Info Makassar

Makassar Dorong Generasi Cerdas Finansial dan Cakap Digital

Selasa, 23 Jun 2026 - 18:25 WIB