HALLOMAKASSAR.COM– Persija Jakarta meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar dalam pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Jumat, (21/2/2026).
Persija kini naik ke posisi kedua di klasemen sementara Super League dengan 47 poin, sedangkan PSM tertahan di posisi ke-13 dengan 23 poin.
Jalannya laga, Persija tampil dominan sejak awal pertandingan dan langsung mengambil inisiatif serangan. Sampai menit ke-13, Macan Kemayoran menguasai permainan dan terus menekan lini pertahanan PSM.
Semenit berselang, PSM balas mengancam. Alex De Aguiar melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan dari sisi kanan, namun bola masih melambung di sisi kanan gawang Persija.
Persija akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui sundulan Alaaeddine Ajaraie yang memanfaatkan umpan silang cepat dari Allano Lima. Gol tersebut membawa tuan rumah unggul 1-0.
Empat menit kemudian, Allano kembali mengancam. Ia mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti, tetapi sepakannya berhasil ditepis kiper PSM Reza Arya Pratama.
PSM mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-35. Serangan tim tamu menghasilkan tembakan yang sempat diblok kiper Persija, Andritany Ardhiyasa. Bola rebound kemudian disambar Sheriddin Boboev menjadi gol penyeimbang, mengubah skor menjadi 1-1 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSM tampil lebih berani dan sempat mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal.
Persija kembali mengancam pada menit ke-50 ketika Gustavo Almeida lolos dari perangkap offside, namun penyelesaiannya berhasil diblok kiper PSM.
Tekanan tuan rumah berlanjut. Pada menit ke-54, Alaaeddine kembali melepaskan tembakan, tetapi kiper PSM kembali mampu menggagalkan peluang tersebut.
Tiga menit kemudian, Persija sempat mencetak gol melalui Gustavo setelah memanfaatkan bola buangan kiper PSM. Namun, gol tersebut dianulir wasit.
Persija akhirnya merestorasi keunggulan pada menit ke-65. Kesalahan kiper PSM dalam mengantisipasi bola dimanfaatkan dengan sundulan Maxwell yang bersarang di gawang, membawa Persija memimpin 2-1.
Pada menit ke-83, Ajaraie hampir menambah keunggulan melalui serangan balik cepat, tetapi tembakannya kembali dapat diamankan kiper PSM.
Skor 2-1 untuk keunggulan Persija pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dalam jumpa pers usai pertandingan, Thomas menyayangkan absennya VAR pada laga yang mempertemukan dua tim besar tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa timnya baru mendapat informasi VAR tidak aktif saat pemanasan.
“Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian,” kata Thomas.
Menurut dia, ketidakaktifan VAR membuat jalannya pertandingan menjadi berbeda, tidak hanya bagi kedua tim, tetapi juga bagi perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan.
Ia menilai penggunaan VAR seharusnya konsisten di setiap pertandingan demi menjaga asas keadilan kompetisi.
“Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play,” ujarnya.
Selain menyoroti perangkat pertandingan, Thomas juga menilai timnya tampil kompetitif dan memiliki peluang untuk mengamankan hasil imbang.
“Para pemain tentu kecewa karena kami punya peluang minimal untuk mendapatkan satu poin. Sepak bola soal memaksimalkan peluang. Kami melakukan satu kesalahan dan langsung dihukum,” katanya.
Daftar pemain:
Persija Jakarta: Andritany Ardhyasa, Thales Lira, Jordi Amat, Aditya Warman, Dony Tri Pamungkas, Fabio Calonego, Allano De Souza,Alaaeddine Ajaraie, Bruno Tubarao, Gustavo Almeida, Maxwell Souza
Pelatih: Mauricio Souza
PSM Makassar: Reza Arya Pratama, Aloisio Soares, Yuran Fernandez, Savio Roberto, Alex De Aguiar, Sheriddin Boboev, Rizky Pratama, Gledson Paixao, Muhammad Daffa, Ananda Raehan, Dusan Lagator
Pelatih: Thomas Trucha







