Perkuat Akuntabilitas, PDAM Makassar Perpanjang Kerja Sama dengan BPKP Sulsel

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad, melakukan kunjungan ke Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (14/8/2025) pagi.

Kunjungan tersebut membahas dua agenda utama diantaranya perpanjangan nota kesepahaman (MoU) antara PDAM Makassar dengan BPKP Sulsel, serta permintaan review pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari.

Hamzah menjelaskan, MoU yang akan diperpanjang berkaitan dengan pendampingan dan pengawasan BPKP terhadap tata kelola Perumda Air Minum Kota Makassar, termasuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan maupun operasional.

“Kerja sama ini sudah berjalan baik, dan kami ingin memastikan keberlanjutannya demi memperkuat pengelolaan perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, Hamzah mengungkapkan pentingnya permintaan review BPKP terhadap pengelolaan IPAL Losari.

Di mana pendapatan dari IPAL Losari dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, sementara proses operasional dan pemeliharaan dilakukan oleh PDAM.

“Kondisi ini perlu mendapat telaah dari BPKP agar tata kelola dan alur pendapatan lebih jelas, transparan, dan sesuai aturan,” kata Hamzah.

Menurutnya, review tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak, sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan IPAL Losari sebagai fasilitas strategis kota.

Hamzah berharap pengelolaannya dapat berjalan lebih profesional dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan pelayanan dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah,”jelas Hamzah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Rasono menyambut baik rencana perpanjangan MOU tersebut. Kerja sama ini dinilai strategis karena tidak hanya menyentuh aspek keuangan, tetapi juga pengelolaan aset dan pelayanan publik yang berbasis akuntabilitas.

Selain itu, ia juga menyatakan siap memberikan pendampingan dan melakukan telaah sesuai mekanisme yang berlaku.

Diketahui, IPAL Losari sendiri merupakan salah satu proyek infrastruktur pengolahan limbah yang saat ini pengelolaan diserahkan langsung ke Pemerintah Kota Makassar.

IPAL Losori bertujuan menjaga kualitas lingkungan pesisir dan mendukung program kota ramah lingkungan.***

Berita Terkait

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor
Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri
Pemkot Makassar Siaga Hadapi “Godzilla El Nino”, BPBD Jadi Komando Darurat Air dan Kesehatan
Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
Masuki Triwulan II, Wali Kota Munafri Ultimatum  SKPD Agar Akselerasi dan Efektivitas Program Prioritas
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru,  Prioritaskan Program Kebutuhan Rakyat
Ranperda Cagar Budaya Disahkan, DPRD-Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pelestarian dan Pariwisata

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:19 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih

Jumat, 17 April 2026 - 10:53 WIB

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor

Jumat, 17 April 2026 - 07:40 WIB

Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri

Kamis, 16 April 2026 - 18:10 WIB

Pemkot Makassar Siaga Hadapi “Godzilla El Nino”, BPBD Jadi Komando Darurat Air dan Kesehatan

Kamis, 16 April 2026 - 15:54 WIB

Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar

Berita Terbaru