HALLOMAKASSAR.COM -Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah dimulai. Kini memasuki tahapan penggalian pondasi untuk area tribun penonton.
Selain penggalian untuk pondasi, pembangunan kantor sementara juga sementara dilakukan jelang rampungnya pematangan lahan pada akhir bulan ini.
“Sekarang sudah memasuki penggalian pondasi, membangun direksi kit juga sementara dikerjakan, sudah hampir selesai. Direksi kit untuk kantor sementara di lapangan. Jadi harus ada kantor sementara, gudang, sementara dibangun,” kata Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) Iwan, Kamis (19/2/2026).
Sementara itu, pematangan lahan yang ditargetkan rampung 2 bulan akan selesai akhir bulan ini. Pematangan lahan itu meliputi pembersihan semak, akar pohon, perataan (cut and fill), pemadatan tanah (soil compaction), serta perbaikan drainase.
“Masih lanjut (pematangan lahan), kan ini cut and fill, jadi ada yang digali, ada yang diuruk, ditimbun, diuruk itu di-cutting. Semua sementara dikerjakan sambil sekarang penggalian fondasi,” jelasnya.
“Sebenarnya pematangan lahan target kami selesai 2 bulan yah, Januari-Februari. Jadi sampai akhir Februari-lah, insyaallah sesuai target, kendala kami sebenarnya tidak ada, kecuali hujan. Kalau hujan berlebihan tanahnya becek setengah mati diuruk,” sambung Iwan.
Setelah pematangan lahan dan penggalian untuk pondasi rampung, pemasangan pondasi akan dimulai Maret 2026 mendatang. Pondasi itu untuk persiapan pembangunan tribun penonton.
“Lanjut pondasi, sementara digali sekarang, itu pondasi tribun, mulai bulan Maret nanti,” katanya.
Iwan mengaku hingga saat ini belum berfikir untuk persiapan groundbreaking. Fokus utamanya hanya menjalankan proyek senilai Rp 674,9 miliar ini sesuai prosedur dan tepat waktu.
“Kami ini nggak pikir lagi groundbreaking, pokoknya gas poll aja, yang pentingkan jadi itu barang, yang jelas tidak menyalahi prosedur. Groundbreaking bukan sebuah keharusan. Saya pikir jalan aja lah yang penting progres kita tercapai. Yang kami inginkan bagaimana ini terealisasi, pekerjaan sesuai waktu yang diberikan,” jelasnya.
Dia mengakui progres pembangunan hingga jelang dua bulan sejak tanda tangan kontrak baru mencapai sekitar 1 persen. Iwan menilai angka itu wajar untuk awal pengerjaan proyek.
“Sekitar 1 persen, memang kalau di awal-awal masih flat, masih kecil persentasenya, kecuali kalau pondasi sudah naik bisa cepat naik persentasenya,” pungkas Iwan.
Sebelumnya diberitakan, KemenPU melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel melakukan penandatangan kontrak dengan PT Waskita Karya untuk konstruksi Stadion Sudiang Makassar. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan stadion berstandar internasional tersebut.
Penandatanganan kontrak dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Prasarana Strategis Sulsel dengan Waskita-Adhi KSO pada Selasa (30/12/2025). Stadion Sudiang rencananya dibangun di atas lahan milik Pemprov Sulsel di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Anggaran pembangunan senilai Rp 647,9 miliar diakomodir dari APBN KemenPU. Stadion Sudiang direncanakan dibangun berkapasitas 27.000 penonton. Seluruh fasilitas akan berstandar FIFA mulai dari lampu pencahayaan, rumput lapangan hingga tribun penonton dibuat single seat.(*)








