Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar,  Wali Kota dan Ketua TP PKK Makassar Tinjau Pasar Murah

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Makassar menggelar gerakan pasar murah di berbagai kelurahan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan efektif, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, meninjau pelaksanaan pasar murah di dua lokasi pertama, yakni Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea dan Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, Rabu, (11/03/2026).

Munafri mengatakan pasar murah ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan hingga Lebaran.

Ia melanjutkan, dalam pelaksanaan pasar murah, Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Perum Bulog dan Perumda Pasar Makassar Raya untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap terjaga.

“Pemerintah Kota bekerja sama dengan Bulog dan PD Pasar memaksimalkan pembukaan pangan murah untuk masyarakat. Ini untuk memastikan pasokan tidak dimainkan oleh pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat,” ujar Munafri.

Untuk memastikan pasar murah menjangkau seluruh masyarakat di seluruh wilayah, Munafri menjelaskan pasar murah tersebut digelar setiap hari di sembilan titik kelurahan di Kota Makassar hingga H-1 Idulfitri.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga eceran yang lebih terjangkau serta mencegah adanya spekulasi harga di pasaran.

“Kita membuka setiap hari di sembilan titik di Kota Makassar agar masyarakat bisa membeli dengan harga eceran yang sudah ditetapkan. Penjualannya juga dibatasi supaya tidak ada oknum yang memanfaatkan harga murah ini untuk dijual kembali,” jelasnya.

Pembatasan tersebut, lanjut Munafri, untuk mengatasi lonjakan harga pangan yang biasanya dipicu oleh kelangkaan barang akibat penimbunan atau distribusi yang tidak lancar.

Munafri menambahkan, pasar murah juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi menjelang hari besar keagamaan.

“Kalau barang langka karena ada yang menyimpan atau menimbun, harga pasti naik dan kasihan masyarakat karena daya beli mereka tidak kuat. Ini yang bisa memicu inflasi. Pasar murah ini dilakukan sampai H-1 sebelum Lebaran,” jelasnya.

Lebih jauh, Munafri juga memastikan ketersediaan stok bahan pangan dalam program tersebut tetap aman karena seluruh pasokan dikoordinasikan langsung dengan Bulog.

Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, seperti beras 5 kilogram seharga Rp57.000, telur per rak Rp56.000, gula 1 kilogram Rp17.500, serta minyak goreng 1 liter Rp15.000.

Di Kelurahan Kapasa, pasar murah juga menyediakan komoditas lain seperti bawang, sayuran, hingga ayam beku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

Munafri berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di Kota Makassar selama Ramadan hingga Lebaran.(*)

Berita Terkait

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan
Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga
Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan
Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar
PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:48 WIB

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 08:45 WIB

Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan

Kamis, 5 November 2026 - 06:07 WIB

Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 21:53 WIB

Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Berita Terbaru