Menkeu Yakin Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 mampu mencapai 5,5 persen. Keyakinan tersebut didorong oleh tren konsumsi masyarakat dan potensi pertumbuhan sektor properti.

“Kalau saya pikir sih hampir across the board, yang jelas belanja masyarakat akan naik kencang, dan nanti properti akan tumbuh bagus,” kata Purbaya menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (30/9) kemarin.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menempatkan Rp200 triliun dana pemerintah dari Bank Indonesia ke lima bank milik negara—Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI untuk mendorong perbankan menurunkan suku bunga kredit. Dana itu, menurutnya, akan segera mengalir ke sektor properti.

“Saya pikir nanti pelan-pelan akan masuk ke sektor properti, di mana ketika orang pinjam kan jaminannya clear. Ini belum ke sana, saya pikir gak lama lagi akan ke sana,” ujar Purbaya.

Menurutnya, aliran kredit ke sektor properti akan memberi efek berganda ke perekonomian, mulai dari meningkatnya permintaan bahan bangunan hingga konsumsi makanan dan minuman.

“Jadi harusnya sih across the board yang mengalami pertumbuhan lebih cepat. Ini kan yang kita masukin ke sistem. Nggak dipilih-pilih kan. Perbankan yang milih, dan sistem yang milih sendiri,” tambahnya.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyatakan optimisme bahwa ekonomi Indonesia pada akhir 2025 akan mencatat tren positif.

“Pertama, kita melihat belanja pemerintah akan positif. Jadi itu juga baik. Kedua, kita juga monitor investasi terus masuk sesuai dengan perencanaan. Ketiga, stimulus yang dilepaskan di kuartal IV ini itu nilainya mendekati USD2 miliar. Jadi, sekitar Rp30 triliun, tentu akan sangat membantu,” kata Airlangga.(*)

Berita Terkait

Menko Pangan Ungkap Terjadi Pemborosan Rp1 Triliun Perbulan Program MBG, SPPG Akan Ditata
Mendagri Usulkan Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD, Ini Alasannya
Hari Ini Harga Pertamax Mulai Naik, Dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 Per Liter
BGN Akan Refocusing Penerima Manfaat Program MBG
Komisi VI DPR RI Kawal Ketat Moratorium Semen : Investasi Tak Boleh Langgar Hukum dan Tata Ruang
Mendagri Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Kesehatan BUMD
Usai Pimpinan Dicopot, Kejagung Langsung Geledah Kantor BGN
BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’, Pengawasan Kualitas Makan Gratis

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:16 WIB

Menko Pangan Ungkap Terjadi Pemborosan Rp1 Triliun Perbulan Program MBG, SPPG Akan Ditata

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:19 WIB

Mendagri Usulkan Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD, Ini Alasannya

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:07 WIB

Hari Ini Harga Pertamax Mulai Naik, Dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 Per Liter

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:28 WIB

BGN Akan Refocusing Penerima Manfaat Program MBG

Senin, 8 Juni 2026 - 16:17 WIB

Komisi VI DPR RI Kawal Ketat Moratorium Semen : Investasi Tak Boleh Langgar Hukum dan Tata Ruang

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB