Melinda Aksa Apresiasi Pelatihan GPK, Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Setara

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Dengan komitmen memperkuat pendidikan inklusi, Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, resmi membuka Pelatihan Guru Pendamping Khusus (GPK) yang diinisiasi oleh Pokja Bunda PAUD bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar di Ballroom Gunung Malino, Karebosi Premier Hotel, Senin (20/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, Ketua Pokja Bunda Paud, Titin Florentina, para guru pendamping khusus Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sekota Makassar, Guru Paud Negeri sekota Makassar serta Guru Paud Swasta sekota Makassar.

Dalam arahannya, Melinda Aksa mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menyebut, inisiasi pelatihan Guru Pendamping Khusus ini telah lama diharapkan sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan inklusi di Makassar.

“Saya sudah lama mendorong agar inisiasi seperti ini dapat dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, dan hari ini akhirnya terwujud. Tentu saya sangat senang dan mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk komitmen bersama,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak tanpa terkecuali, termasuk anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Karena itu, kehadiran sekolah inklusi dinilai menjadi langkah konkret dalam memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, adil, dan berkualitas.

“Pendidikan adalah hak setiap anak. Tidak boleh ada yang tertinggal. Anak-anak kita yang memiliki kebutuhan khusus juga berhak mendapatkan layanan pendidikan yang setara dan bermutu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Melinda menekankan bahwa sekolah inklusi merupakan sebuah komitmen nyata yang harus terus diperkuat melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada anak.

Ia juga menyoroti peran strategis Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi. Menurutnya, GPK tidak hanya berfungsi sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai pendamping yang memiliki kepekaan tinggi terhadap kebutuhan unik setiap anak.

“Peran Guru Pendamping Khusus sangatlah penting. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga mendampingi, memahami karakter anak, membangun kepercayaan diri, serta membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelasnya.

Melinda berharap melalui pelatihan ini, para GPK dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta pemahaman dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan ramah anak.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat, untuk bersama-sama memperkuat ekosistem pendidikan inklusi di Kota Makassar.

“Kita ingin memastikan bahwa Makassar menjadi kota yang benar-benar ramah anak, di mana semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan inklusi di Kota Makassar, sekaligus memperkuat peran Guru Pendamping Khusus sebagai garda terdepan dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah. (*)

Berita Terkait

Munafri dan Kepala Daerah Se-Sulsel Rakor Bersama Kementerian LH, Teken Komitmen Atasi Sampah
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Hemat Anggaran Rp60 Miliar! Wali Kota Makassar  Pangkas Perjalanan Dinas  – Setop Pengadaan Randis Baru
Makassar Perkuat Pemberdayaan, Aliyah Mustika Ilham Turun Langsung Tinjau Pelatihan di Wirajaya
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pelajari Konsep Revitalisasi Blok M Jakarta, Appi Rancang Wajah Baru Pasar Sentral Lebih Modern 
Pemkot Makassar Benahi Wajah Terminal, Tiga Kawasan Disulap Lebih Tertata dan Estetis
Wali Kota Makassar  Ultimatum Kepsek: Perpisahan Berbayar di Sekolah, Terancam Dicopot

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:42 WIB

Munafri dan Kepala Daerah Se-Sulsel Rakor Bersama Kementerian LH, Teken Komitmen Atasi Sampah

Kamis, 23 April 2026 - 13:47 WIB

Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak

Rabu, 22 April 2026 - 16:57 WIB

Hemat Anggaran Rp60 Miliar! Wali Kota Makassar  Pangkas Perjalanan Dinas  – Setop Pengadaan Randis Baru

Rabu, 22 April 2026 - 12:25 WIB

Melinda Aksa Apresiasi Pelatihan GPK, Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Setara

Rabu, 22 April 2026 - 12:23 WIB

Makassar Perkuat Pemberdayaan, Aliyah Mustika Ilham Turun Langsung Tinjau Pelatihan di Wirajaya

Berita Terbaru