Kakek 61 Tahun Tenggelam di Waduk Nipa-Nipa, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Seorang warga bernama Dg Nai (61 tahun) dilaporkan tenggelam di sekitar Waduk Nipa-Nipa, Kota Makassar.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Ansar, korban terakhir kali terlihat menyeberangi waduk menggunakan perahu barunya. Namun setelah itu, korban tidak kembali ke rumah dan hingga kini keberadaannya bersama perahu yang digunakan belum diketahui.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama unsur SAR dan relawan langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Pencarian awal dilakukan sejak Minggu (4/1/2026) malam pukul 20.00 WITA hingga 03.00 WITA dini hari. Operasi kemudian dilanjutkan kembali pada Senin (5/1/2026) pagi mulai pukul 08.30 WITA dan masih berlangsung hingga Kamis (8/1/2026).

Dalam operasi tersebut, BPBD Kota Makassar menurunkan dua regu Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan total 24 personel.

Selain itu, dikerahkan pula dua unit perahu karet (sillinger), tiga unit mobil rescue, serta peralatan SAR lengkap untuk mendukung proses pencarian di lapangan.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi BPBD Kota Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Basarnas, SAR Polri, Damkar Kota Makassar, Polairud, Dompet Dhuafa, Baznas, SAR Unhas, SAR Logis, dan SAR Unibos.

Saat ini, fokus pencarian diarahkan ke aliran Sungai Tallo dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi awal kejadian. Namun demikian, kondisi cuaca dan arus air yang cukup kuat menjadi kendala dan menyulitkan proses pencarian.

Kepala BPBD Kota Makassar, M Fadli yang
turut turun langsung ke lokasi dan terlibat dalam operasi pencarian menegaskan, pencarian korban dilakukan secara maksimal.
“Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dan terpadu, dengan perkembangan terbaru akan disampaikan sesuai hasil operasi di lapangan,” jelasnya.

BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar perairan. Pihak keluarga dan tim SAR berharap dukungan serta doa dari semua pihak agar korban dapat segera ditemukan.

Berita Terkait

Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah
Respons Aduan Warga di Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Appi: Masukan DPRD Jadi Catatan Penting
Wali Kota Munafri Sambut Peserta Rakernas BAMAGNAS ke-V di Makassar, Tegaskan Komitmen Toleransi 
Optimalkan Pemilihan Sampah dari Rumah, Kecamatan Ujung Pandang Siapkan 37 BSU
Kadis Kominfo Goes to School Sambangi Bonetambo, Anak Pulau Dibekali Kecakapan Digital

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:59 WIB

Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:17 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:54 WIB

Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Respons Aduan Warga di Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:31 WIB

Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Appi: Masukan DPRD Jadi Catatan Penting

Berita Terbaru