Imam Fauzan Jadi Sekjen PPP, Terima Langsung SK dari Kementerian Hukum

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Ketua PPP Sulsel Imam Fauzan diangkat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP periode 2025–2030. Penunjukan dilakukan langsung Ketua Umum (Ketum) PPP, Muhamad Mardiono.

Langkah ini sekaligus menegaskan kepemimpinan Mardiono pasca-Muktamar X yang digelar di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Amir Uskara, membenarkan keputusan tersebut. SK kepengurusan disahkan setelah Mardiono mendaftarkan struktur pengurus hasil Muktamar X ke Kemenkum pada Senin (30/9/2025).

Menurut Amir, proses ini menegaskan legalitas kepengurusan baru di bawah komando Mardiono.

“Sekjen DPP PPP (Imam Fauzan telah) menerima SK Menteri Hukum tentang kepengurusan DPP PPP,” kata Amir Uskara, Kamis (2/10/2025).

Sementara Menteri Hukum Andi Atgas, membenarkan telah menandatangani SK kepengurusan DPP PPP di bawah komando Muhamad Mardiono

Penandatanganan itu dilakukan setelah PPP mengirimkan surat pendaftaran SK kepengurusan ke Kemenkumham pada Senin (30/9/2025) lalu.

“Nah, khusus yang terkait dengan PPP, pada tanggal 30 (September) salah satu yang mendaftar adalah Pak Mardiono,” ujar Supratman.

Menurutnya, setelah pendaftaran, kubu Mardiono langsung mengakses sistem administrasi badan hukum untuk dilakukan pengecekan.

Berdasarkan penelitian AD/ART partai, struktur kepengurusan mengacu pada hasil Muktamar ke-IX di Makassar dan tidak berubah.

“Maka kemarin pagi saya sudah menandatangani SK pengesahan kepengurusan Bapak Mardiono,” katanya.

Meski demikian, Supratman mengaku belum mengetahui secara detail apakah berkas SK sudah diambil oleh kubu Mardiono.

“Yang jelas, saya sudah menandatangani kepengurusan itu,” tuturnya.

Kepengurusan ini muncul di tengah dualisme kepemimpinan PPP pasca-Muktamar X, yang digelar pada Sabtu, 27 September 2025, di Ancol, Jakarta.

Dalam muktamar tersebut, dua kubu mengklaim aklamasi Ketua Umum, yakni Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto.

Kericuhan sempat mewarnai proses muktamar, termasuk aksi saling dorong, adu mulut, hingga lempar kursi.

Meski demikian, kedua kubu kini saling mengirim surat permohonan pendaftaran SK kepengurusan PPP ke Ditjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham.(*)

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota
Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah
Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar
Sumpah Pemuda ke-98: Munafri-Aliyah Ajak Anak Muda  Berkarya dan Berkontribusi
Munafri Arifuddin Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Munafri-Aliyah Kompak Hadiri KMI 2026, Ingin Musisi Lokal Tembus Panggung Internasional
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Wali Kota Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98: Munafri-Aliyah Ajak Anak Muda  Berkarya dan Berkontribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Munafri Arifuddin Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa

Kamis, 29 Okt 2026 - 06:57 WIB