HALLOMAKASSAR.COM –Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sulawesi Selatan, La Kama Wiyaka, memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel tinggal menunggu jadwal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“DPD sudah membuat surat meminta kepada DPP untuk dijadwalkan Musda. Sementara kami menunggu jawaban dari DPP mengenai jadwal itu,” kata La Kama kepada wartawan dikutip, Sabtu, 20 September 2025.
Ia menegaskan, tidak ada hambatan dalam proses menuju Musda Golkar Sulsel. Terkait kabar bahwa DPP menginginkan Musda berlangsung secara aklamasi, La Kama menepis isu tersebut.
“Itu tidak benar karena itu bukan hanya berlaku di Sulsel saja tetapi seluruh Indonesia. Harapan DPP memang menyatu (aklamasi) karena dikhawatirkan pecah dan ada kader pindah,” jelasnya.
La Kama mengingatkan bahwa berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) 02 April 2025, Musda DPD II harus tuntas paling lambat Desember 2025.
“Tentu DPD I lebih awal karena DPD I yang melaksanakan Musda di daerah. Jadi satu dua bulan ini mesti ada jadwal,” terangnya.
Ia juga menegaskan tidak ada perpanjangan masa kepengurusan.
“SK yang keluar itu pada tanggal 21 November 2020 saat kita terima. Jadi tidak ada istilah diperpanjang,” katanya.
Sementara wacana penundaan Musda karena adanya calon yang belum cukup dukungan juga dibantah.
“Tidak ada, saya bilang tidak ada kendala di Sulsel,” tegasnya.***







