Global Government AI CITY Innovation Summit Berlangsung dengan Sukses

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

— Huawei dan 14 Mitra Meluncurkan Global AI CITY Innovation & Development Ecosystem Alliance, Bangun Era Baru "AI CITY"

SHANGHAI, 17 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Huawei bersama 14 mitra meluncurkan Global AI CITY Innovation & Development Ecosystem Alliance dalam ajang Global Government AI CITY Innovation Summit sebagai bagian dari rangkaian HUAWEI CONNECT 2026. Dengan tema "Digitalize & Innovate Cities, AI Delivers Value to All Nations", ajang ini dihadiri lebih dari 500 peserta, termasuk pakar industri global, perwakilan pemerintah, dan mitra ekosistem. Mereka membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan data untuk mendorong perkembangan industri, meningkatkan layanan pemerintah, dan memperkuat tata kelola kota. Aliansi tersebut bertujuan membangun ekosistem terbuka dan kolaboratif untuk mendukung inovasi serta pengembangan kota digital dan cerdas.

Launch of the Global AI CITY Innovation & Development Ecosystem Alliance
Launch of the Global AI CITY Innovation & Development Ecosystem Alliance

Dalam ajang tersebut, Huawei mengundang perwakilan dari Angola, Arab Saudi, dan Ethiopia, serta Guangzhou dan Shanghai di Tiongkok, untuk berbagi pengalaman tentang membangun "AI CITY." Tao Jingwen, Deputy Chairman, Supervisory Board, Huawei, turut menyampaikan sambutan, sedangkan Yang Ruikai, CEO, Government Public Services Digitalization BU, Huawei, juga menghadiri acara tersebut.

Tao Jingwen mengatakan, AI semakin terintegrasi dalam berbagai aspek pembangunan kota, mulai dari peningkatan kualitas layanan pemerintah hingga pembaruan tata kelola perkotaan. Menurut dia, komputasi dan data kini menggerakkan pembangunan kota bemutu tinggi. Huawei berpegang pada prinsip keterbukaan, inklusivitas, dan kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan memperkuat infrastruktur komputasi, membangun infrastruktur data yang siap mendukung AI, dan menghadirkan pengalaman layanan yang optimal, Huawei akan bekerja sama dengan mitra ekosistem dan pemerintah di berbagai negara untuk mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam transformasi digital dan cerdas layanan pemerintah serta kota.

AI kini merambah berbagai bidang perkotaan, mulai dari tata kelola kota dan layanan pemerintah hingga pengembangan industri. Dalam paparannya, Simon Zou, Vice President, Government Public Services Digitalization BU, yang juga menjabat President, Marketing & Solution Sales, Huawei, menguraikan sejumlah contoh penerapan AI di Distrik Longgang, Shenzhen, dan Kota Shantou. Contoh tersebut menggambarkan potensi AI dalam mewujudkan kota yang lebih aman, efisien, dan harmonis. Agen AI untuk tata kelola kota turut meningkatkan pemantauan keselamatan warga, menghemat biaya tenaga kerja melalui pemanfaatan komputasi, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan kota. Sementara itu, agen layanan pemerintah dengan fitur "Chat-to-Process" mengubah pola layanan konvensional—ketika warga harus mengantre di loket dan mencari tahu sendiri kebijakan yang berlaku—menjadi layanan proaktif yang berpusat pada kebutuhan pengguna dan menyalurkan manfaat kepada warga yang memenuhi syarat. Model lintaswillayah Token Factory mengandalkan daya komputasi lokal sehingga menjaga data tetap berada di dalam wilayah negara, dan mengekspor layanan AI ke pasar global. Pendekatan ini mendukung pengembangan industri AI di pasar lokal sekaligus mendorong kerja sama lintasnegara. Dengan memanfaatkan kapabilitas dan pengalaman di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Huawei bersama kota-kota inovatif dan para mitra mengembangkan arsitektur referensi teknis "AI CITY". Arsitektur ini menggunakan OpenHarmony sebagai fondasi terpadu bagi perangkat terminal perkotaan serta memanfaatkan komputasi AI Ascend untuk mendukung kolaborasi cerdas antara perangkat, edge, dan komputasi awan (cloud). Pendekatan tersebut menjadi dasar pengembangan solusi AI CITY untuk penerapan berbagai skenario layanan perkotaan secara luas.

Simon Zou, Vice President of Government Public Services Digitalization BU and President of Marketing & Solution Sales, Huawei
Simon Zou, Vice President of Government Public Services Digitalization BU and President of Marketing & Solution Sales, Huawei

Dalam acara tersebut, Huawei dan State Information Center Tiongkok meluncurkan "AI CITY Development Research Report 2026" sebagai panduan untuk mempercepat transformasi digital dan cerdas kota secara menyeluruh. Laporan ini mendefinisikan paradigma "AI CITY" dan menjelaskan bahwa kota tengah beralih dari era "berbasis data" menuju era "city super agents". Lebih lagi, "AI CITY" mengandalkan komputasi cerdas dan public cloud perkotaan sebagai fondasi untuk menerapkan berbagai skenario cerdas bernilai tambah tinggi, serta menggeser fokus dari pembangunan kapabilitas menuju penciptaan nilai tambah. Laporan tersebut juga memuat studi kasus dari Shenzhen, Wuhan, dan Karamay sebagai acuan bagi kota lain yang ingin mengembangkan penerapan teknologi cerdas.

Seiring dengan pembentukan World Data Organization dan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), kerja sama global di bidang AI dan data diperkirakan berkembang pesat. Pengembangan "AI CITY" membutuhkan pertukaran gagasan dan kolaborasi erat dari mitra di seluruh dunia. Pada akhir konferensi, Huawei bersama 14 mitra global, termasuk TIS, Egabi Solution, HMN Tech, Epoint, dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), meluncurkan Global AI CITY Innovation & Development Ecosystem Alliance. Aliansi ini berfokus pada kolaborasi komputasi, sirkulasi data, dan inovasi penerapan AI untuk menyatukan kekuatan industri dalam membangun ekosistem perkotaan digital dan cerdas yang terbuka serta kolaboratif.

Mengusung tema "Smart-Digital Innovative Cities, AI for Global Inclusion", Huawei ingin bekerja sama dengan semakin banyak pelanggan dan mitra untuk membangun, berbagi pengalaman, dan menyambut era "AI CITY".

Berita Terkait

Pijar Foundation dan The Rockefeller Foundation Meluncurkan Asia Leaders’ Circle bagi Generasi Pemimpin Masa Depan di Asia Tenggara
Dorong Kolaborasi Global Berbasis Kecerdasan Digital — Ajang 33rd China International Advertising Festival Resmi Dibuka di Haidian, Beijing
Fosun Health Debut di Canton Fair, Foshan Fosun Chancheng Hospital Perkenalkan Layanan Medis Internasional
Unit Usaha Syariah OCBC Perluas Akses Pengelolaan Kekayaan Berbasis Syariah dari Emas Hingga Wakaf
Bright Eye Clinic Raih Gelar “Ophthalmology Wellness Clinic of the Year in Korea” di Ajang 2026 GlobalHealth Asia-Pacific Awards
Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV
3TREES Perkenalkan Solusi Pelapis Bangunan yang Ramah Lingkungan di Ajang Big 5 Construct Kenya, Perluas Pasar di Afrika Timur
HUAWEI WATCH D3 Debut di Ajang ISH-ECS 2026, Hadirkan Teknologi Pemantauan Tekanan Darah untuk Aktivitas Sehari-hari

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Dorong Kolaborasi Global Berbasis Kecerdasan Digital — Ajang 33rd China International Advertising Festival Resmi Dibuka di Haidian, Beijing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Fosun Health Debut di Canton Fair, Foshan Fosun Chancheng Hospital Perkenalkan Layanan Medis Internasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:01 WIB

Unit Usaha Syariah OCBC Perluas Akses Pengelolaan Kekayaan Berbasis Syariah dari Emas Hingga Wakaf

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Bright Eye Clinic Raih Gelar “Ophthalmology Wellness Clinic of the Year in Korea” di Ajang 2026 GlobalHealth Asia-Pacific Awards

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV

Berita Terbaru

Info Makassar

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:10 WIB