DPR RI Sepakati UU APBN 2026 Rp 3.842,7 Triliun

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 September 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM Rapat Paripurna DPR RI ke-5 mengesahkan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/9/2025).

Pengesahan ini dilakukan Ketua DPR RI Puan Maharani dengan ditandai ketukan palu sidang.

“Apakah RUU APBN dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Puan Maharani kepada Anggota sidang yang hadir.

Secara kompak, Anggota DPR menjawa: “Setuju.” Puan pun mengetuk palunya dan mengucapkan ‘terima kasih’.

Adapun, dalam APBN 2026 ini, disepakati pendapatan Rp 3.153,58 triliun dan belanja Rp 3.842,73 triliun. Sementara itu, defisit ditetapkan 2,68% atau Rp 689,15 triliun pada 2026 dan keseimbangan primer dipatok Rp 89,71 triliun.

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah mengungkapkan RAPBN 2026 yang dibahas ini akan menjadi senjata fiskal dalam rangka menghadapi tantangan ke depannya.

Dia menegaskan Badan Anggaran DPR APBN 2026 menjadi modal penting membalikkan keadaan memulai kebangkitan dan revitalisasi industri nasional.

“Pada saat yang sama kita menempatkan APBN sebagai penggerak, bagi kebangkitan iklim usaha kecil dan menengah, rantai logistik, transportasi, pariwisata,” tegas Said.

Asumsi Makro APBN 2026:

– Pertumbuhan Ekonomi: 5,4%
– Inflasi: 2,5%
– Nilai Tukar Rupiah: Rp 16.500
– Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun: 6,9%
– Harga Minyak Mentah Indonesia: US$ 70 per barel
– Lifting Minyak: 610 ribu per barel per hari
– Lifting Gas: 984 ribu per barel per hari

Indikator Kesejahteraan Manusia:

– Tingkat pengangguran terbuka 4,44-4,96%
– Tingkat kemiskinan 6,5-7,5%
– Tingkat kemiskinan ekstrem 0-0,5%
– Indeks Gini 0,377-0,380
– Indeks modal manusia 0,57
– Indeks kesejahteraan petani 0,7731
– Penciptaan lapangan kerja formal 37.95
– GNI per kapita US$ 5.520
– Penurunan intensitas GRK 37.14
– Indeks kualitas lingkungan hidup 76,67

Berita Terkait

IPCM Layani Sandar Perdana Kapal Berukuran Panamax di Pelabuhan Katimban
Pelindo Jasa Maritim Bukukan Laba Bersih Semester I 2026 Naik 44 Persen, Lampaui Target
Pelabuhan Makassar Catat Pertumbuhan Positif Arus Bongkar Muat pada Semester I – 2026
Respons Telkomsel Soal Putusan MK Kuota Internet Hangus
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
PJM Wilayah 3 Lampaui Target RKAP, Produksi Pemanduan Capai 101 Persen dan Penundaan Tembus 113 Persen
PJM Melaksanakan Pelayanan Guna Dukung Pemindahan Rig di Balikpapan
Tekan Beban Usaha, Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melesat 171 Persen
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:33 WIB

IPCM Layani Sandar Perdana Kapal Berukuran Panamax di Pelabuhan Katimban

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Pelindo Jasa Maritim Bukukan Laba Bersih Semester I 2026 Naik 44 Persen, Lampaui Target

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:45 WIB

Pelabuhan Makassar Catat Pertumbuhan Positif Arus Bongkar Muat pada Semester I – 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:32 WIB

Respons Telkomsel Soal Putusan MK Kuota Internet Hangus

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:35 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Pendidikan

SMA Unggulan KKSS Bone Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:48 WIB