Daftar 40 Profesi Potensi Diganti AI, Dosen Termasuk 

Pekerjaan di bidang penjualan juga masuk dalam daftar teratas, karena sering melibatkan penyampaian dan penjelasan informasi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Laporan terbaru dari Microsoft mengungkap 40 profesi yang paling terdampak oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Laporan itu menyebut pekerjaan dengan skor keterkaitan tertinggi dengan kemampuan AI saat ini adalah profesi yang tugasnya paling mudah dilakukan oleh AI generatif. Di antaranya adalah penerjemah, penulis,  hingga dosen.

Secara umum, profesi yang paling rentan digantikan oleh AI adalah pekerjaan yang melibatkan kerja berbasis ilmu pengetahuan, seperti yang berkaitan dengan komputer, matematika, atau administrasi di kantor.

Pekerjaan di bidang penjualan juga masuk dalam daftar teratas, karena sering melibatkan penyampaian dan penjelasan informasi.

Kendati begitu, Microsoft mengatakan skor keterkaitan yang tinggi tidak secara otomatis pekerjaan tersebut akan digantikan oleh AI. Para profesional menganggapnya sebagai pekerjaan yang paling berisiko.

Mayoritas pekerjaan yang berpotensi besar digantikan oleh AI dalam waktu dekat, seperti ilmuwan politik, jurnalis, dan analis manajemen, merupakan pekerjaan yang umumnya membutuhkan gelar sarjana.

Seperti yang disoroti para peneliti, memiliki gelar tidak lagi menjadi menjamin perubahan yang terjadi.

“Dalam hal persyaratan pendidikan, kami menemukan penerapan AI yang lebih tinggi untuk pekerjaan yang membutuhkan gelar sarjana daripada pekerjaan dengan persyaratan yang lebih rendah,” tulis para peneliti, yang mempelajari 200.000 percakapan dunia nyata dari pengguna Copilot dan membandingkannya dengan data pekerjaan.

Para peneliti menyadari temuan mereka belum menggambarkan seluruh cakupan revolusi AI. Mereka juga mengatakan bahwa kemungkinan akan ada otomatisasi lanjutan yang disebabkan oleh lebih dari sekadar teknologi generatif.

“Pengukuran kami murni tentang LLM: aplikasi lain dari AI tentu saja dapat memengaruhi pekerjaan yang melibatkan pengoperasian dan pemantauan mesin, seperti mengemudikan truk,” kata para peneliti, melansir Fortune.

Kiran Tomlinson, peneliti senior Microsoft, mengatakan bahwa penelitian ini bertujuan menyoroti bahwa teknologi AI dapat mengubah cara kerja, bukan mengambil atau menggantikan pekerjaan.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa AI mendukung banyak tugas, terutama yang melibatkan penelitian, penulisan, dan komunikasi, tetapi tidak menunjukkan bahwa AI dapat sepenuhnya melakukan satu pekerjaan. Seiring dengan percepatan adopsi AI, penting bagi kita untuk terus mempelajari dan lebih memahami dampak sosial dan ekonominya,” ujar Tomlinson.

Berikut daftar 40 pekerjaan yang paling terdampak oleh AI versi Microsoft:

1. Penerjemah dan juru bahasa
2. Sejarawan
3. Pramugari dan petugas transportasi penumpang
4. Tenaga penjualan jasa
5. Penulis dan pengarang
6. Customer services
7. Pemrogram alat CNC
8. Operator telepon
9. Agen tiket dan petugas perjalanan
10. Penyiar dan DJ radio
11. Pegawai pialang saham
12. Edukator manajemen rumah tangga dan pertanian
13. Telemarketer
14. Pramutamu
15. Ilmuwan politik
16. Analis berita, reporter, jurnalis
17. Ahli matematika
18. Penulis teknis
19. Korektor dan pemeriksa naskah
20. Host dan hostess
21. Editor
22. Dosen bisnis
23. Spesialis humas
24. Promotor produk
25. Agen iklan
26. Petugas pembuka rekening
27. Asisten statistik
28. Kasir
29. Ilmuwan data
30. Penasihat keuangan pribadi
31. Pengelola arsip
32. Dosen ekonomi
33. Web developer
34. Analis manajemen
35. Geografer
36. Model
37. Analis riset pasar
38. Operator telekomunikasi keamanan publik
39. Operator sentral telepon
40. Dosen ilmu perpustakaan

Berita Terkait

Reuni Putih Abu-Abu 93,  Kolaborasi Lintas Generasi Bangun Kota Makassar
SPJM Berbagi Ramadan, Salurkan Donasi ke Rumah Ibadah
Meriahkan Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, SJAM Akan Undi Grand Prize Rumah Hingga Motor di Pecinan Makassar
Kaesang Pangarep Tutup Agenda di Sulsel Melalui Laga Persahabatan
Zumba Seru di CFD Boulevard: CitraCosmetic & Mabello Bagikan Berbagai Doorprize
50 Beauty Enthusiast Belajar Makeup Flawless bareng Hanasui dan CitraCosmetic
Beyond The Stage Siap Hentak Benteng Fort Rotterdam Bersama HIVI! dan Ten2Five
10 Tim Bersaing Rebut Total Hadiah Rp4,2 Juta di Nuface Estafet Makeup

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:57 WIB

Reuni Putih Abu-Abu 93,  Kolaborasi Lintas Generasi Bangun Kota Makassar

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:35 WIB

SPJM Berbagi Ramadan, Salurkan Donasi ke Rumah Ibadah

Senin, 23 Februari 2026 - 08:41 WIB

Meriahkan Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, SJAM Akan Undi Grand Prize Rumah Hingga Motor di Pecinan Makassar

Senin, 2 Februari 2026 - 07:48 WIB

Kaesang Pangarep Tutup Agenda di Sulsel Melalui Laga Persahabatan

Senin, 26 Januari 2026 - 12:58 WIB

Zumba Seru di CFD Boulevard: CitraCosmetic & Mabello Bagikan Berbagai Doorprize

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Pemprov Dorong Minat Baca Lewat Optimalisasi Layanan Perpustakaan

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:27 WIB

Opini

Selat Hormuz dan Nasib Penanganan Tipikor

Rabu, 22 Apr 2026 - 08:22 WIB