HALLOMAKASSAR.COM – Juru parkir (Jukir) liar pelaku penganiaya seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar ditangkap polisi. Aksinya sempat menuai sorotan usai video kekerasan jukir liar tersebut viral di sosial media.
Jukir liar itu diketahui menganiaya petugas Dishub Makassar karena menolak untuk ditertibkan saat pengaturan lalu lintas jelang konser Dewa 19 di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (10/8/2025) kemarin.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin membenarkan penangkapan jukir liar tersebut. Dia menyebut, pelaku diamankan setelah korban atas nama Sultan membuat laporan resmi di Mapolrestabes Makassar tak lama setelah kejadian.
“Benar, petugas parkir mengarahkan beberapa kendaraan untuk parkir di badan jalan.Namun ditegur petugas Dishub dan tersinggung, sehingga terjadi kesalahpahaman,” kata Wahiduddin, Senin (11/8/2025).
“Jukir liar melakukan penganiayaan dengan cara memukul wajah pegawai dishub satu kali. Setelah itu petugas Dishub langsung datang ke Polrestabes Makassar melaporkan kejadiannya,” tambahnya.
Laporan korban itu disebut langsung ditindaklanjuti oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar dengan mengamankan pelaku yang diketahui bernama Imran.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 353 tentang Penganiayaan. Saat ini pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lanjutan.
“Langsung ditindaklanjuti Unit Jatanras, terduga pelaku sudah diamankan untuk proses selanjutnya,” ungkapnya.
Adapun kejadian sontak viral di sosial media. Petugas Dishub Makassar mulanya menegur jukir liar tersebut karena mengarahkan kendaraan warga untuk parkir di badan jalan.
Baca Juga:
Makassar Tuan Rumah MTQ KORPRI, Pembukaan 24 Agustus Ditarget Meriah
Sinergi ATR/BPN, dan KPK, Munafri Hadiri Rakor Perkuat Reformasi Pertanahan
Seperti yang terlihat dalam video beredar, petugas Dishub Makassar dengan jukir liar itu awalnya hanya adu mulut. Namun tidak lama setelah itu, jukir liar tersebut langsung menarik kerah baju petugas.
Beberapa petugas Dishub Makassar dan polisi yang ada di lokasi mencoba melerai aksi jukir tersebut. Bukannya berhenti, jukir liar itu malah semakin naik pitam hingga melayangkan pukulan ke petugas dishub.
Kepala Bidang Terminal Perparkiran Audit dan Inspeksi (TPAI) Dishub Makassar, Irwan Sampeang membenarkan. Diungkapkan, pihaknya memang bertugas di wilayah tersebut untuk mengatur arus lalu lintas.
“Kita ikut tertibkan parkir-parkir yang ada disana, terus anggota ini melihat ada kendaraan mobil yang diarahkan jukir ini (pelaku), parkirnya di jalur jalanan sisi kiri,” ujar Irwan.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
PKB Gelar UKK ke – II untuk Calon Ketua DPC, Ini Tujuannya
Perkuat Kelembagaan, Sekretariat Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Melihat hal itu, petugas kemudian menegur jukir liar tersebut karena mengganggu jalur kendaraan lain yang hendak melintas. Apalagi kendaraan roda empat itu diarahkan untuk parkir menggunakan badan jalan yang mengakibatkan jalur yang dilalui kendaraan menyempit.
Namun, kata Irwan, dua pria yang diketahui bos para jukir liar itu tidak terima dan langsung menyerang petugas.
“Dia serang anggota, diangkat leher baju, dan dipukuli, pelaku dua orang. Jukir liar dia, padahal sudah ada disiapkan kantong parkir oleh panitia konser. Tapi mereka-mereka ini memanfaatkan situasi,” tutup Irwan. (*)







