Irjen ESDM Turun ke Makassar, Pastikan Stok BBM Aman dan Peringatkan Penimbun

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Komisaris Jenderal Polisi Dr. Yudhiawan Wibisono, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Sulsel dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Mantan Kapolda Sulsel itu meminta masyarakat tidak panik maupun melakukan antrean berlebihan karena khawatir terjadi kelangkaan atau kenaikan harga BBM subsidi.

Yudhiawan mengatakan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut atas perintah Menteri ESDM untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai ketersediaan BBM.

“Saya dapat perintah dari Bapak Menteri ESDM terkait program dari beliau bahwa masyarakat tidak perlu panik. Jadi, stok BBM di Sulsel setelah saya berkomunikasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, kondisinya aman, cukup, dan sesuai dengan stok,” kata Yudhiawan saat berada di Makassar pada Selasa, 13 Oktober 2026 malam.

Yudhiawan menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyebutkan adanya kenaikan harga maupun kelangkaan BBM.

“Masyarakat tidak perlu antre dan tidak perlu panik karena memang jatahnya ada. Sampai hari ini juga tidak ada kenaikan harga BBM subsidi,” ujarnya.

Menanggapi kembali munculnya antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Yudhiawan menjelaskan bahwa sejumlah langkah telah disiapkan untuk memperlancar pelayanan kepada masyarakat.

Langkah jangka pendek yang dilakukan antara lain menambah jumlah nosel atau titik pengisian BBM serta memperpanjang waktu operasional SPBU. SPBU yang sebelumnya beroperasi selama 12 jam, misalnya, ditingkatkan menjadi 24 jam.

“Untuk SPBU, kita sudah mengambil langkah-langkah. Misalnya, jatahnya satu atau dua nosel itu ditingkatkan lagi, yang hanya buka 12 jam menjadi 24 jam. Itu jangka pendek,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan distribusi BBM, termasuk penerapan kode QR dan sistem ganjil-genap.

Yudhiawan menegaskan, berdasarkan koordinasi yang dilakukan, stok BBM di SPBU masih mencukupi. Bahkan, menurut dia, jumlah pasokan tetap dipertahankan dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain memastikan ketersediaan BBM, Yudhiawan mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan BBM bersubsidi, khususnya solar, untuk kepentingan industri yang tidak berhak menerimanya.

Ia menegaskan bahwa solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, sehingga praktik pembelian untuk kemudian dijual kembali ke sektor industri tidak dibenarkan dan dapat melanggar hukum.

“Masyarakat juga jangan membeli solar subsidi yang kemudian dijual ke industri. Itu tidak boleh, melanggar hukum. Solar subsidi untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Yudhiawan juga memperingatkan pihak-pihak yang melakukan penimbunan BBM. Menurut dia, praktik tersebut akan menjadi perhatian dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Forkopimda, gubernur, bupati, wali kota, Kapolda, dan kapolres jajaran. Kita akan rapat masalah ini,” katanya.

Terkait temuan polisi mengenai dugaan penyaluran solar subsidi ke sektor pertambangan, Yudhiawan menegaskan bahwa penyalahgunaan BBM subsidi untuk kepentingan yang tidak sesuai peruntukannya tidak dapat dibenarkan.

Ia menyatakan, apabila ditemukan pelanggaran, izin pihak terkait dapat dicabut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Itu tidak boleh, kalau ada pasti kita cabut izinnya. Solar subsidi untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah, lanjutnya, akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengawasi distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran serta mencegah penimbunan dan penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak.(l

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Instruksi Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah Bagikan Masker Cegah Gratis
Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap
Wali Kota Appi Berikan Solusi bagi PKL Terdampak Penertiban, 1.500 Pedagang Didata Dapat KUR
Di Forum PBB, Wali Kota Appi Perkenalkan Inovasi Hijau Makassar untuk Atasi Banjir
Kadis Kominfo Makassar Paparkan Inovasi Lontara+ dan Command Center di Forum Kota Cerdas Kemendagri
Prihatin Kabut Asap di Makassar, Appi Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan
Kesra Makassar Matangkan Persiapan Hari Santri 2026, Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam
Kokurikuler Berbasis Lingkungan, SMPN 34 Makassar Produksi 100 Kilogram Kompos Eco-Nangka 34

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Tindak Lanjuti Instruksi Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah Bagikan Masker Cegah Gratis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Irjen ESDM Turun ke Makassar, Pastikan Stok BBM Aman dan Peringatkan Penimbun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Wali Kota Appi Berikan Solusi bagi PKL Terdampak Penertiban, 1.500 Pedagang Didata Dapat KUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:10 WIB

Di Forum PBB, Wali Kota Appi Perkenalkan Inovasi Hijau Makassar untuk Atasi Banjir

Berita Terbaru