HALLOMAKASSAR.COM — Ajang modifikasi Yamaha, Customaxi Makassar 2026, resmi digelar di Atrium Mal Ratu Indah, Makassar, Sabtu, (3/10/2026). Acara ini menjadi wadah bagi komunitas dan pemilik motor Yamaha Maxi (XMAX, NMAX, AEROX dan Lexi) untuk menyalurkan kreativitas melalui berbagai gaya modifikasi.
Promosi YIMM Teritori 7, Prasasta, menjelaskan ajang ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, Customaxi telah diselenggarakan di Semarang dan Bandung, lalu berlanjut di Makassar.
“Jadi untuk Customaxi ini sebenarnya ini sudah jalan dari tahun kemarin. Nah, temanya itu adalah untuk mewadahi para komunitas atau user-user yang suka memodifikasi motornya, terutama di kategori Maxi. Nah, untuk di tahun ini kita jalan ke tiga, kemarin ada di Semarang, lalu di Bandung, dan sekarang di Makassar, begitu,” ujar Pras
Tahun ini, kata dia, ajang tersebut membuka empat kategori, yaitu Master Maxi, Super Maxi, Street Maxi, dan Meet-Up Maxi. Penilaian dilakukan oleh juri profesional asal Jakarta yang merupakan kolaborasi dengan media otomotif Ototrend dan GridOto, serta didukung oleh Kawahara.
“Jurinya dari Jakarta. Jadi kita kolaborasi sama media Oto, Ototrend sama GridOto, ya. Ototrend dan GridOto, lalu juga disupport, tahun ini disupport sama Kawahara juga. Jadi kita ada collab ya dengan mereka yang memang mereka berkecimpung di dunia otomotif dan tentunya sering juga membahas terkait modifikasi itu sendiri,” tambahnya.
Pras juga menekankan pentingnya fungsi dan kelayakan jalan pada motor yang dilombakan, bukan sekadar tampilan estetika semata.
“Jadi motor ini harus ada surat-suratnya ya. Jadi memang terus fungsi-fungsinya juga semuanya harus, ya remnya, kemudian mesinnya juga harus bisa hidup. Karena ada beberapa kontes kan hanya lebih ke looks, tapi mesinnya tidak berfungsi, gitu ya. Jadi kalau di kita, utility-utility lagi harus layak jalan, lampu sennya harus hidup, lampu remnya, semuanya normal. Jadi sifatnya bukan pajangan doang, tapi motor itu bisa dipakai harian juga, dibawa jalan. Jadi harus ada fungsi itu juga,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Promosi PT Suracojaya Abadi Motor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulselbar, Sintya Conarta, mengungkapkan antusiasme peserta cukup tinggi pada penyelenggaraan tahun ini. Dari sekitar 80 pendaftar, sebanyak kurang lebih 60 motor lolos kurasi untuk hadir di lokasi acara.
“Iya, jadi kalau kita bicara jumlah peserta yang mendaftar itu kurang lebih ada 80-an peserta yang mendaftar, namun kita kurasi lagi terkait kelayakannya, apakah sudah sesuai dengan regulasi yang sudah kita tentukan juga ya. Itu kurang lebih yang hadir ini di 60 motor, gitu,” jelas Sintya.
Sintya menambahkan bahwa penambahan kategori Master Maxi pada tahun ini bertujuan untuk menantang para peserta agar dapat meningkatkan level modifikasi mereka dari tahun-tahun sebelumnya.
“Jadi kalau dari kami sih memang objektivitasnya di tahun ini adalah bagaimana caranya supaya peserta yang memang sudah ikut tahun lalu atau yang memang pecinta modifikasi itu mau upgrade level. Jadi kita mau challenge mereka yang kemarin sudah ikut street supaya bisa upgrade level ke kelas Super, yang tahun kemarin ikut Super supaya bisa naik kelas lagi ke kelas Master, seperti itu sih kurang lebih gambarannya,” ungkap Sintya.
Terkait rincian pemenang, ajang ini menyediakan total 53 pemenang yang mencakup kelas Super Maxi, Street Maxi (terbagi lagi berdasarkan tipe Xmax, Nmax, Aerox, dan Lexi), Meet-Up Maxi (basis 26 pemenang), serta kategori baru Master Maxi. Selain itu, terdapat tambahan penghargaan untuk penggunaan genuine parts dan Yamaha.
Puncak dari kompetisi ini adalah tiket bagi pemenang utama untuk melaju ke tingkat nasional.
“Jadi nanti semua ini dilombakan, yang paling the best satunya dari Master Maxi dan Super Maxi akan dibawa ke Jakarta dan dibawa ke event IMOS di Jakarta nanti. Iya, dilombakan lagi dengan pemenang Customaxi yang ada di area lainnya juga, gitu. Betul, betul, dari total nasional, gitu,” pungkas Sintya.(*)








