Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 24 September 2026 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

—Membangun Fondasi Konektivitas Cerdas yang Mempercepat Transformasi di Era AI

SHANGHAI, 24 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei menggelar sesi bertajuk "Intelligent WAN, Building an Intelligent Connectivity Foundation" dalam ajang HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai pada 17 September 2026. Sesi tersebut mempertemukan puluhan pengelola infrastruktur, pemimpin industri, dan pakar untuk membahas urgensi membangun fondasi konektivitas cerdas, serta merancang dan menerapkan intelligent WAN di era AI.

Colin Hu, Vice President, Global Public Sector BU, Huawei
Colin Hu, Vice President, Global Public Sector BU, Huawei

Colin Hu, Vice President, Global Public Sector BU, Huawei, mengatakan, jaringan di berbagai sektor kini menghadapi dua tantangan, yakni memperluas cakupan jaringan dan mendukung penerapan AI secara lebih fleksibel. Adopsi AI yang semakin luas mendorong tuntutan yang kian besar terhadap keamanan jaringan, cakupan, kinerja real-time, dan jaminan kinerja deterministik. Pada saat yang sama, kesenjangan cakupan jaringan dan layanan digital masih terjadi, terutama di wilayah terpencil dan area yang belum terlayani secara memadai. Menurut dia, pembangunan jaringan perlu menyeimbangkan cakupan yang inklusif dengan teknologi cerdas untuk membentuk fondasi intelligent WAN yang kuat.

Dustin Kehoe, Head of AMEA Tech Research, GlobalData
Dustin Kehoe, Head of AMEA Tech Research, GlobalData

Dustin Kehoe, Head of AMEA Tech Research, GlobalData, menjelaskan, perkembangan AI menuntut modernisasi mendasar pada arsitektur WAN agar mampu menghadapi lonjakan trafik yang besar dan sulit diprediksi. Jaringan konvensional tidak lagi memadai untuk menangani arus data real-time dalam jumlah besar yang dibutuhkan AI. Beban kerja AI membutuhkan arsitektur yang sangat terdistribusi dan didukung teknologi edge agar data dapat diproses lebih dekat dengan sumbernya sehingga latensi berkurang dan penggunaan bandwidth lebih optimal. Intelligent WAN juga perlu memberikan pengalaman jaringan yang deterministik dengan dukungan jaminan kinerja secara terperinci. Tren tersebut turut mengubah kebutuhan terhadap intelligent WAN.

Ado, CEO, Wide Area Network Domain, Huawei
Ado, CEO, Wide Area Network Domain, Huawei

Ado, CEO, Huawei Wide Area Network Domain, mengatakan, masuknya era agentic AI turut mengubah paradigma jaringan. Koneksi jaringan bergeser dari manusia ke agen, sementara pola trafik berubah dari dominasi downlink menjadi lonjakan trafik uplink dalam skala besar. Di sisi lain, jaminan pengalaman jaringan tidak lagi terbatas pada aplikasi tertentu, namun mencakup keseluruhan alur kerja agen. Menurut Ado, infrastruktur konektivitas konvensional harus berkembang untuk membangun fondasi konektivitas cerdas di era AI. Ia merekomendasikan prioritas pada perencanaan tingkat atas di berbagai sektor, khususnya meningkatkan pengalaman jaringan, keamanan, dan perangkat backbone. Peningkatan pengalaman jaringan membutuhkan kemampuan deteksi cerdas, prediksi proaktif, serta penjadwalan trafik secara presisi hingga tingkat flow agar pengguna dan agen memperoleh pengalaman deterministik yang cerdas dan tanpa gangguan. Dari sisi keamanan, pendekatan menyeluruh juga berperan penting, mencakup perangkat dengan fitur keamanan bawaan, enkripsi terpadu, koneksi yang tahan terhadap ancaman komputasi kuantum, kolaborasi antara jaringan dan keamanan, serta manajemen closed-loop otomatis. Perangkat juga perlu memiliki kapabilitas AI-native untuk menghadirkan konektivitas yang cerdas dan tangguh sekaligus memperkuat fondasi jaringan.

Ethan Liu, Vice President of the Router Domain of Huawei's Data Communication Product Line
Ethan Liu, Vice President of the Router Domain of Huawei’s Data Communication Product Line

Ethan Liu, Vice President, Router Domain, Data Communication Product Line, Huawei, mengatakan, Solusi Stellar AI Integrated Data WAN menawarkan empat kapabilitas yang mendukung transformasi cerdas. Pertama, converged ultra-broadband yang menghilangkan hambatan bandwidth sehingga jaringan dapat menjalankan berbagai fungsi secara lebih efisien. Kedua, multi-dimensional awareness yang mengoptimalkan penyaluran daya komputasi guna mendukung penerapan layanan komputasi AI secara efisien. Ketiga, keamanan dan ketahanan jaringan, termasuk kemampuan melakukan pertahanan secara proaktif. Keempat, otonomi jaringan yang mengubah pola operasi dan pemeliharaan (O&M) konvensional, serta memfasilitasi jaringan melakukan pemulihan mandiri dalam hitungan menit.

Nick Liu, Vice President, Enterprise Optical Domain, Huawei
Nick Liu, Vice President, Enterprise Optical Domain, Huawei

Nick Liu, Vice President, Enterprise Optical Domain, Huawei, menyampaikan paparan mengenai jaringan optik. Ia mengatakan Huawei telah mengusulkan national fiber target network dengan karakteristik ultra-broadband, fleksibilitas, keamanan, keandalan, dan intelligent O&M. Berbagai teknologi mutakhir, seperti 400G/800G, all-optical cross-connect (OXC), integrasi OTN-QKD, 50 ms WSON, AI-DAS, dan NOEMate, dapat digunakan untuk membangun jaringan informasi nasional. Huawei mendorong kolaborasi dalam pembangunan jaringan all-optical backbone nasional yang dapat memperluas konektivitas secara inklusif, serta mendukung strategi digital dan transformasi cerdas di tingkat nasional.

Dalam sesi tersebut, para pakar dari berbagai bidang terkait membagikan praktik terbaik serta pandangan mengenai perencanaan dan penerapan jaringan ke depan. Pada kesempatan yang sama, Huawei bersama GlobalData merilis "Intelligent WAN White Paper in AI Era". Publikasi ini menyajikan analisis sistematis mengenai tren industri, arsitektur target WAN, serta peta jalan pengembangan WAN di era AI agar pelanggan dapat mempercepat transisi menuju era agentic AI.

Ke depan, Huawei akan terus mengandalkan kapabilitasnya di bidang infrastruktur jaringan serta bekerja sama dengan mitra dan pelanggan untuk mendorong transformasi cerdas di berbagai industri pada era AI.

Berita Terkait

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas
NCCN Mencontohkan Cara Menyesuaikan Perawatan Kanker untuk Berbagai Wilayah dalam World Cancer Congress 2026
DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global
CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria
Pylontech Mulai Produksi Massal Sel LFP 588Ah dan 601Ah untuk Sistem Penyimpanan Energi
Sceye Mendukung SoftBank Corp. dalam Demonstrasi Laser Ranging Pertama di Dunia dengan Melacak HAPS dari Darat
JustMarkets: Bagaimana Trading Berbasis Browser Mengubah Akses ke Pasar CFD Global
Peluncuran perdana AsiaPay Voice Pay untuk merchant di seluruh Asia, didukung oleh AI untuk pembayaran pintar yang nyaman

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:24 WIB

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 September 2026 - 01:20 WIB

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 September 2026 - 01:03 WIB

NCCN Mencontohkan Cara Menyesuaikan Perawatan Kanker untuk Berbagai Wilayah dalam World Cancer Congress 2026

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WIB

DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global

Rabu, 23 September 2026 - 13:16 WIB

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Berita Terbaru

Ragam

BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai November 2026

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:45 WIB

Pers Rilis

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:24 WIB

Pers Rilis

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:20 WIB