Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 April 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah Provinsi  Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) perkuat perlindungan  12.320 pekerja rentan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk tahun ini, pekerja rentan yang terlindungi melalui skema tersebut terdiri atas 10.000 nelayan dan 2.320 pekerja sektor sawit,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman dalam keterangannya di Makassar,  dikutip,  Sabtu, (25/4/2026).

Berdasarkan data, capaian BPJS Ketenagakerjaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sulawesi Selatan per 31 Maret 2026 mencapai 1,55 juta pekerja terdaftar atau 36,97 persen dari total 4,2 juta pekerja yang ada.

Pemprov Sulsel menargetkan capaian UCJ tahun ini bisa mencapai 2,04 juta pekerja atau setara 48,77 persen dari total keseluruhan.

Ia menjelaskan capaian tersebut menunjukkan penguatan perlindungan tenaga kerja di Sulsel melalui peningkatan kepesertaan, sekaligus penguatan kepatuhan perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemerintah Provinsi Sulsel juga memberikan perlindungan bagi kelompok pekerja rentan melalui alokasi APBD provinsi untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Jufri.

Program tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja informal yang memiliki tingkat kerentanan ekonomi dan risiko kerja relatif tinggi.

Selain perluasan kepesertaan, Pemprov Sulsel melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama BPJS Ketenagakerjaan juga terus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran penerima perlindungan, agar memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Langkah itu dinilai penting untuk mendorong peningkatan partisipasi pekerja sektor informal dalam sistem perlindungan ketenagakerjaan secara berkelanjutan, sekaligus memperluas cakupan perlindungan bagi kelompok rentan.

“Kita berharap terus ada pendampingan dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah dalam mendorong perluasan cakupan Universal Coverage Jamsostek bagi pekerja,” kata Jufri.

Komitmen ini sekaligus mempertegas langkah Pemprov Sulsel mendukung penguatan perlindungan pekerja sebagai bagian dari agenda penanggulangan kemiskinan, pengurangan pekerja rentan, serta pembangunan sosial yang inklusif.

Berita Terkait

Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi 
Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan Kelayakan Hewan Kurban
Tiga Posisi Kajari di Sulsel Berganti: Maros, Sinjai dan Luwu Utara
HBP ke-62, Wujud Syukur dan Penguatan Komitmen Pemasyarakatan Tegaskan Pelayanan Prima
Sidrap Peringati Hari Otoda ke-30, Perkokoh Sinergi Pusat-Daerah demi Wujudkan Asta Cita
Pemprov Sulsel Perkuat Kerjasama Akses Ekspor dengan Tiongkok
Sekolah Rakyat Permanen di Sulsel Terus Digenjot
Pemprov Sulsel Salurkan 25 Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Subianto 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:17 WIB

Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi 

Selasa, 28 April 2026 - 09:45 WIB

Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan Kelayakan Hewan Kurban

Selasa, 28 April 2026 - 07:49 WIB

Tiga Posisi Kajari di Sulsel Berganti: Maros, Sinjai dan Luwu Utara

Selasa, 28 April 2026 - 06:06 WIB

HBP ke-62, Wujud Syukur dan Penguatan Komitmen Pemasyarakatan Tegaskan Pelayanan Prima

Senin, 27 April 2026 - 14:42 WIB

Sidrap Peringati Hari Otoda ke-30, Perkokoh Sinergi Pusat-Daerah demi Wujudkan Asta Cita

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB