HALLOMAKASSAR.COM— PT Semen Bosowa Maros menyalurkan tujuh ton paket pangan kepada masyarakat di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Jumat (13/3/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Ramadan Berkah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Bosowa Corporindo.
Kegiatan berlangsung di kawasan Terminal Siawung, Kabupaten Barru, dan dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara ini dihadiri jajaran manajemen Bosowa, karyawan Semen Bosowa Maros, tokoh masyarakat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Barru, anak yatim, serta warga sekitar.
Bantuan yang disalurkan melalui program Bosowa Peduli tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan pokok. Total bantuan mencapai delapan ton bahan pangan yang dikemas dalam 1.000 paket sembako.
Adapun rincian bantuan meliputi 5 ton beras, 1 ton gula, 1 ton tepung terigu, dan 1 ton minyak goreng. Paket sembako tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat di 15 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Barru.
CEO Bosowa Corporindo, Subhan Aksa, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan wujud komitmen Bosowa untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta para pemangku kepentingan di wilayah operasional perusahaan.
“Di usia Bosowa yang ke-53 ini, kami ingin terus berkembang bersama stakeholder dan masyarakat di daerah tempat bisnis-bisnis Bosowa berjalan,” ujar Subhan.
Ia menjelaskan, Kabupaten Barru memiliki posisi strategis bagi Bosowa Corporindo. Kawasan Terminal Siawung menjadi salah satu fasilitas penting dalam rantai distribusi Semen Bosowa.
Menurutnya, terminal tersebut merupakan salah satu investasi besar Semen Bosowa Maros yang berfungsi sebagai pusat pengiriman semen dari pabrik menuju berbagai wilayah.
Terminal pengepakan semen dan pelabuhan di Barru mulai dibangun pada 2013 sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur distribusi. Fasilitas ini mendukung pengiriman semen dari pabrik Bosowa di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, yang berjarak sekitar 107 kilometer dari Kota Makassar.
Terminal tersebut berfungsi sebagai lokasi penampungan semen sebelum didistribusikan ke berbagai daerah, baik untuk kebutuhan antarpulau maupun ekspor. Distribusi produksi mencakup wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, hingga Papua.
“Ini menunjukkan betapa pentingnya Kabupaten Barru bagi Semen Bosowa dan Bosowa secara keseluruhan,” kata Subhan.
Ia menambahkan, Bosowa terus mengembangkan berbagai sektor bisnis, mulai dari industri semen, otomotif, pendidikan, hingga sejumlah sektor industri lainnya.
“Dalam usia ke-53 ini, Bosowa terus mencoba mengembangkan berbagai bisnis yang kami jalankan. Pada kesempatan Ramadan ini kami juga ingin berbagi bersama masyarakat Barru,” ujarnya.
Melalui Bosowa Peduli, perusahaan menargetkan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok ekonomi terbawah.
“Harapan kami masyarakat yang saat ini masih berada di Desil 1 atau Desil 2 nantinya bisa naik level. Kami ingin menghadirkan solusi agar kemiskinan di Kabupaten Barru dapat terus berkurang,” tutup Subhan.







