Pertamina Minta Masyarakat Tenang Soal Stok Cadangan BBM 21 Hari

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan pasokan BBM di Indonesia yang berada pada kisaran 21 hari, merupakan stok normal yang dijaga dalam sistem logistik energi nasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan persediaan BBM itu akan disalurkan kepada masyarakat. Jumlah pasokan disebut dinamis dan diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau re-fill atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya, secara rutin berkala juga dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar Roberth dalam keterangannya dikutip, Sabtu, (7/3/2026).

Pertamina juga menyikapi perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah. Pihaknya menyebut telah melakukan berbagai langkah mitigasi menjaga ketahanan pasokan energi nasional, salah satunya dengan mengoptimalisasi operasi kilang dalam negeri.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang di tengah kondisi geopolitik saat ini. Ia berharap warga tak panic buying BBM lantaran bisa mengganggu distribusi yang seharusnya berjalan normal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Pembelian BBM sesuai kebutuhan akan membantu menjaga distribusi tetap stabil sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi secara merata,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan mengapa pasokan BBM di Indonesia cuma berkisar 20 harian. Menurutnya, hal ini terjadi karena kapasitas penyimpanan BBM di Indonesia yang tidak besar, bahkan jumlahnya di bawah konsesus global.

Bahlil memaparkan sampai saat ini storage atau penyimpanan BBM di Indonesia kapasitasnya maksimal 25 hari. Terakhir, dalam rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Pertamina, jumlah cadangan pasokan BBM berkisar di 22-23 hari.

“Jangan salah persepsi memang sejak lama kemampuan storage kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21-25 hari, jadi standar nasionalnya minimal itu di 20-21 hari, maksimal 25 hari,” papar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Menurutnya, bisa saja pemerintah mengadakan cadangan BBM lebih dari 25 hari, masalahnya kapasitas penyimpanannya tidak cukup. Maka dari itu, cadangan pasokan BBM disediakan sesuai dengan kapasitas penyimpanannya.

“Kenapa kita nggak melakukan persediaan lebih dari 25 hari? Kalau diadakan mau disimpan di mana? Storagenya nggak cukup. Jadi mohon diluruskan beritanya bukan kita nggak bisa menyiapkan lebih dari 25 hari, karena memang daya tampungnya nggak ada,” beber Bahlil.

Meski begitu, Indonesia tidak tinggal diam. Bahlil bilang dirinya sudah diperintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membangun storage BBM tambahan.

Pembangunan kapasitas penyimpanan baru, rencananya akan membuat cadangan pasokan BBM Indonesia naik jadi 90 hari atau sekitar 3 bulan. Jumlah sebesar itu setara dengan standar minimum konsesus global.

“Presiden Prabowo perintahkan ke kami bangun storage, supaya ketahanan energi kita ada. Insyaallah storage-nya sampai 3 bulan, ini lah standar minimum konsensus global,” beber Bahlil.(*)

Berita Terkait

Anggota Komisi III DPR RI dari NasDem Sebut Penyadapan Presiden Ancam Keamanan Negara
BAKORNAS LKBHMI PB HMI Desak Pengusutan Mafia dan Pengesahan RUU Perampasan Aset
Pemerintah Pusat Siapkan Insentif Rp1 Trilin untuk Daerah yang Sukseskan MBG
Suroso Isnandar Dirut Baru PLN, Pengamat: Sudah Tepat dan Tuan di Rumah Sendiri
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
DKPP Janji Transparan Tangani Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Penyelenggara soal Ijazah Wapres Gibran
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Rocky Gerung Ungkap Pesan Presiden Usai Dilantik sebagai Anggota Wantimpres

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WIB

Anggota Komisi III DPR RI dari NasDem Sebut Penyadapan Presiden Ancam Keamanan Negara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:08 WIB

BAKORNAS LKBHMI PB HMI Desak Pengusutan Mafia dan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Pemerintah Pusat Siapkan Insentif Rp1 Trilin untuk Daerah yang Sukseskan MBG

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Suroso Isnandar Dirut Baru PLN, Pengamat: Sudah Tepat dan Tuan di Rumah Sendiri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Berita Terbaru