Makassar Diguyur Hujan dan Angin Kencang, Wali Kota Imbau Warga Tetap Waspada 

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Kota Makassar, kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari genangan banjir, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga di wilayah pesisir serta kepulauan.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan berkendara di tengah cuaca buruk.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.

“Pemerintah Kota Makassar, sudah menetapkan status siaga demi mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas. Ini juga keselamatan warga,” jelas Munafri, kepada awak media di kantor Balai Kota Makassar, Rabu (21/1/2026), waktu petang.

Munafri mengatakan, intensitas cuaca ekstrem yang terjadi saat ini tergolong berbahaya. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pohon tumbang yang tidak hanya patah, tetapi tercabut hingga ke akar.

“Cuaca saat ini relatif ekstrem. Kalau kita lihat, pohon-pohon yang tumbang itu bukan hanya patah, tapi terangkat sampai akar-akarnya,” tuturnya.

“Ini artinya kita butuh kewaspadaan ekstra. Hari ini Makassar berada dalam posisi siaga,” sambung Munafri.

Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak memaksakan keluar rumah di tengah cuaca yang sangat ekstrem demi keselamatan bersama,” imbuh politisi Golkar itu.

Pemerintah Kota Makassar juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk tetap siaga, terutama di titik-titik rawan seperti genangan banjir, abrasi, dan potensi pohon tumbang, guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, orang nomor satu Kota Makassar itu, menekankan pentingnya kehati-hatian guna menghindari potensi kecelakaan lalu lintas maupun kejadian yang tidak diinginkan akibat jalan licin, jarak pandang terbatas, serta terpaan angin kencang.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengatur aktivitas harian di tengah cuaca hujan yang disertai angin kencang, khususnya dengan menghindari area yang berpotensi mengalami pohon tumbang,” saran Appi.

Imbauan ini disampaikan menyusul informasi dan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa wilayah Kota Makassar dan sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Munafri juga meminta seluruh jajaran pemerintah di tingkat kewilayahan, khususnya camat dan lurah, untuk tetap aktif memantau dan memperhatikan kondisi di wilayah masing-masing.

“Langkah antisipatif ini penting, guna memastikan respons cepat apabila terjadi genangan banjir, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan warga,” tuturnya.

Selain itu, Wali Kota Makassar menginstruksikan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar meningkatkan kesiapsiagaan dan siaga penuh di titik-titik rawan.

Termasuk kawasan yang kerap mengalami genangan air, saluran drainase bermasalah, serta area dengan potensi pohon tumbang.

Tidak hanya untuk wilayah daratan, perhatian khusus juga diberikan kepada kawasan pesisir dan kepulauan.

Munafri mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di laut, agar lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan melaut maupun penyeberangan antar pulau dan daratan.

Hal tersebut mengingat kondisi perairan Selat Makassar yang saat ini dilaporkan mengalami gelombang cukup tinggi dan cuaca ekstrem, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran dan aktivitas transportasi laut.

Pemerintah Kota Makassar terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan dampak cuaca ekstrem, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi cuaca dari BMKG serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat di lingkungan sekitar.

Terkait laporan kondisi wilayah kepulauan, Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan aparat wilayah.

“Iya, kami akan memastikan laporan dari di wilayah, termasuk Pak Camat dan Pak Lurah di Pulau. Kami perlu melihat apa yang harus dilakukan segera kepentingan keselamatan masyarakat,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Dinas PU Makassar Bangun 65 Lokasi Sumur Bor Hingga 2027
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan
Dinas PU Kota Makassar Gerak Cepat Tanggapi Aduan Warga Lewat Lontara+
Presiden Prabowo Akan Datang ke Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Persiapan Dimatangkan 
Tindaklanjuti Arahan Wali Kota, BPBD Makassar Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa
Direktur Nurani Strategic Apresiasi Appi Atasi Anrea BBM: Komunikasi Lintas Sektor hingga Kebijakan Jitu
BAZNAS Makassar Bergerak Atasi Krisis Air, Siapkan Tandon & Sumur Bor untuk Warga di Utara Kota
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Wali Kota Munafri Minta Pertamina Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Dinas PU Makassar Bangun 65 Lokasi Sumur Bor Hingga 2027

Rabu, 16 September 2026 - 14:18 WIB

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan

Rabu, 16 September 2026 - 13:18 WIB

Dinas PU Kota Makassar Gerak Cepat Tanggapi Aduan Warga Lewat Lontara+

Rabu, 16 September 2026 - 06:04 WIB

Presiden Prabowo Akan Datang ke Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Persiapan Dimatangkan 

Selasa, 15 September 2026 - 11:58 WIB

Tindaklanjuti Arahan Wali Kota, BPBD Makassar Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Atasi Persoalan Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Bentuk Tim Teknis

Kamis, 17 Sep 2026 - 06:41 WIB