Gerak Cepat! Wali Kota Munafri Didampingi Sekda – Kepala BPBD Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Biringkanaya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan peninjauan secarq langsung ke lokasi banjir di wilayah Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu, (10/1/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus melihat langsung situasi aliran Sungai Biring Je’ne yang meluap akibat intensitas hujan tinggi.

Dalam kunjungan ini, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda dan Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar. Rombongan meninjau sejumlah titik terdampak, termasuk kawasan Kodam III yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Wali Kota Munafri menegaskan, kehadiran pemerintah di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor, mengingat Sungai Biring Je’ne merupakan sungai strategis yang menjadi batas wilayah antara Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

“Sungai ini bukan hanya aliran air, tetapi jalur risiko yang harus kita kelola bersama. Pemerintah hadir untuk memastikan warga aman dan langkah penanganan berjalan cepat,” tegas Wali Kota saat berada di lokasi.

Diketahui, BPBD Kota Makassar telah memasang Early Warning System (EWS) di Sungai Biring Je’ne sebagai alat deteksi dini banjir.

EWS ini berfungsi memantau kenaikan debit air secara real time dan menjadi sistem peringatan awal bagi petugas dan masyarakat sekitar untuk melakukan langkah antisipasi.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menjelaskan bahwa pemasangan EWS merupakan bagian dari strategi pengurangan risiko bencana, khususnya di wilayah rawan banjir.

“Banjir tidak bisa kita hindari sepenuhnya, tapi risikonya bisa kita kurangi. EWS ini adalah alat penting untuk membaca kondisi sungai lebih cepat, sehingga petugas dan warga punya waktu untuk bersiap,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, tim TRC BPBD Kota Makassar telah disiagakan penuh untuk melakukan pemantauan, asesmen dampak, serta membantu warga jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan.

“Kami bekerja 24 jam. Masyarakat tidak butuh janji, mereka butuh respon cepat. Dan itu yang terus kami lakukan di lapangan,” tegasnya.

BPBD Kota Makassar juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Biring Je’ne agar tetap waspada, mengikuti informasi resmi pemerintah, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat.(*)

Berita Terkait

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan
Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga
Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan
Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar
PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:48 WIB

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 08:45 WIB

Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan

Kamis, 5 November 2026 - 06:07 WIB

Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 21:53 WIB

Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Berita Terbaru