Aktif Pertangahan 2025, Aplikasi LONTARA+ Sudah Terima  2.106 Aduan Warga Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM  – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menerima ribuan aduan masyarakat lewat layanan aplikasi LONTARA + yang diluncurkan pada 27 Juli lalu.

Kepala Dinas Kominfo Makassar Muhammad Roem mengatakan hingga 11 Desember 2025 setidaknya 2.106 laporan masyarakat yang masuk

“Dari kredikal 27 Juli 2025 semenjak di launching, sampai dengan hari ini 11 Desember 2025, ada kurang lebih 2.106 total aduan, di mana khusus aduan di bulan ini saja ada 392 aduan.” Ungkapnya, Kamis (11/12/2025)

Menariknya, dari seluruh aduan tersebut, isu terkait lampu jalan menjadi yang paling dominan dengan total 491 laporan.

Disusul persoalan persampahan sebanyak 276 laporan dan aduan drainase sebanyak 266 laporan.

Selain itu, laporan lain yang turut diterima mencakup jalan rusak dan layanan PDAM.

Dengan banyaknya aduan tersebut, Diskominfo makassar terus bertekad untuk merespon cepat termaksud segera dilakukan kordinasi dengan OPD terkait

“Jadi kalau petugas admin itu kita kurang lebih ada 28 orang yang terbagi di 2 common center, 2 room itu di balaikota untuk kedaruratan lantai 9 dan di lantai 7 sebanyak 15 orang,” ujar Muhammad Roem

“Di OPD lah yang akan mengeksekusi seluruh laporan, kalau di Kominfo adalah mendistribusi aduan-aduan warga,  apapun laporan-laporan masyarakat terkait banjir, genangan, atau kebencanaan untuk menghadapi musim hujan di Desember ini,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan  petugas bekerja selama 24 jam.

“Kami tetap bertugas 24 jam. Untuk 15 orang ini, mereka selesai di jam 5 sore dan lanjut bekerja dari rumah. Kalau di UPT, itu 24 jam dengan sistem tiga shift,” tuturnya.

Dari data yang disampaikan, Dinas Perhubungan  menangani aduan lampu jalan, kini mampu memberikan respon awal kurang dari dua menit dengan rata-rata penyelesaian tiga hari.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bahkan mencatat respon awal hanya 58 detik dengan waktu penyelesaian sekitar empat hari.

Begitupula OPD lain yang mendapatkan aduan baik di tingkat kecamatan hingga kelurahan segera dilakukan layanan berdasarkan aduan masyarakat.

Diketahui, saat ini pengembangan pengguna Lontara+ tercatat telah diunduh sebanyak 42.391 kali masyarakat Kota Makassar. (*)

Berita Terkait

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan
Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga
Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan
Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar
PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:48 WIB

Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 08:45 WIB

Disdag Makassar Siapkan Pasar Murah Tahap Ketiga, Fokus Sasar Wilayah Ekonomi Rentan

Kamis, 5 November 2026 - 06:07 WIB

Disdukcapil Makassar Hadir di Tiga Pulau Terluar, Warga Bisa Urus KTP hingga Kartu Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 21:53 WIB

Melinda Aksa Tinjau Urban Farming CV Dewi, Dorong Warga Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Berita Terbaru