Usai Demo Besar – besaran, Pemkab Bone Tunda Kenaikan PBB

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah Kabupaten Bone memilih menunda kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB). Kebijakan tersebut merupakan respon atas demo besar – besaran yang telah dilakukan masyarakat atas penolakan kenaikan PBB.

Awalnya, Pemkab Bone berencana mengenakan tarif PBB sebesar 300 persen.

Pj Sekda Bone, Andi Asharuddin menerangkan, pihaknya sudah komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sehingga diputuskan menunda kenaikan PBB tersebut.

“Penyesuaian 65 persen ini ditunda dulu. Sesuai arahan pemerintah pusat terkait PBB-P2 di wilayah Kabupaten Bone, maka dari itu kita tunda dan akan kita kaji ulang kembali,” kata Saharuddin.

Saharuddin menyebut, akan melakukan kajian terkait tarif PBB tersebut. Ia pun meminta masyarakat yang sudah membayar pajak tak perlu khawatir.

“Yang sudah melakukan pembayaran akan kita sesuaikan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Dia mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi serta diharapkan keputusan penundaan kenaikan PPB-P2 tersebut bisa meredakan aksi protes tersebut.

“Kami harap tidak ada yang terpancing provokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita pemerintah daerah wajib patuh dan tunduk terhadap instruksi pemerintah pusat,” imbuhnya. ***

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner Mewah di Rujab untuk Alumni UNHAS  
DPRD Parepare Adukan Kelangkaan Gas Subsidi ke DPRD Sulsel
Kajati Sulsel Berganti, Jaksa Agung Instruksikan Segera Adapatasi Penegakan Hukum
Perkuat Kelembagaan, Sekretariat Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Gubernur Sulsel Usul Skema Modal Tanpa Bunga, IKA Unhas Jadi Motor Penggerak
Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi 
Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan Kelayakan Hewan Kurban
Tiga Posisi Kajari di Sulsel Berganti: Maros, Sinjai dan Luwu Utara

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:58 WIB

DPRD Parepare Adukan Kelangkaan Gas Subsidi ke DPRD Sulsel

Kamis, 30 April 2026 - 08:09 WIB

Kajati Sulsel Berganti, Jaksa Agung Instruksikan Segera Adapatasi Penegakan Hukum

Rabu, 29 April 2026 - 15:59 WIB

Perkuat Kelembagaan, Sekretariat Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rabu, 29 April 2026 - 15:55 WIB

Gubernur Sulsel Usul Skema Modal Tanpa Bunga, IKA Unhas Jadi Motor Penggerak

Rabu, 29 April 2026 - 07:17 WIB

Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi 

Berita Terbaru