Syarat Kesehatan untuk Calon Jemaah Haji 2026, Ada 11 Poin Termasuk Soal Mental

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi memperketat syarat kesehatan bagi calon jamaah haji mulai 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan dan keselamatan ibadah haji, dengan penerapan standar kesehatan yang lebih ketat.

Kesepakatan tersebut disampaikan usai pertemuan antara Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Riyadh, Minggu, 19 Oktober lalu. Pemeriksaan kesehatan nantinya tidak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga oleh otoritas Saudi secara acak di bandara, hotel, dan area Masyair.

“Haji adalah bagi orang yang mampu melaksanakannya. Syarat dasar haji adalah kemampuan kesehatan jamaah agar tidak membahayakan dirinya sendiri maupun jamaah lain,” kata pernyataan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Minggu (26/10/2025).

Pemerintah Saudi menegaskan, jamaah yang tidak memenuhi standar kesehatan bisa ditolak berangkat atau dipulangkan. Sementara, penyelenggara yang melanggar ketentuan akan dikenai sanksi tegas.

Menurut Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), terdapat 11 penyakit yang membuat jamaah dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan, antara lain:

  • Penyakit jantung koroner
  • Hipertensi tidak terkontrol
  • Diabetes melitus tidak terkontrol
  • Penyakit paru kronis (COPD)
  • Gagal ginjal
  • Gangguan mental berat
  • Penyakit menular aktif
  • Kanker stadium lanjut
  • Penyakit autoimun tidak terkontrol
  • Epilepsi
  • Stroke

Kementerian Haji kemudian menekankan pentingnya penerapan sertifikasi kesehatan jamaah agar seluruh peserta haji benar-benar dalam kondisi layak.

“Kami berharap Indonesia memastikan tidak ada jamaah sakit diberangkatkan. Ini adalah bentuk pelayanan terbaik bagi jamaah,” tegas pernyataan tersebut.(*)

Berita Terkait

Pijar Foundation dan The Rockefeller Foundation Meluncurkan Asia Leaders’ Circle bagi Generasi Pemimpin Masa Depan di Asia Tenggara
Dorong Kolaborasi Global Berbasis Kecerdasan Digital — Ajang 33rd China International Advertising Festival Resmi Dibuka di Haidian, Beijing
Fosun Health Debut di Canton Fair, Foshan Fosun Chancheng Hospital Perkenalkan Layanan Medis Internasional
Unit Usaha Syariah OCBC Perluas Akses Pengelolaan Kekayaan Berbasis Syariah dari Emas Hingga Wakaf
Bright Eye Clinic Raih Gelar “Ophthalmology Wellness Clinic of the Year in Korea” di Ajang 2026 GlobalHealth Asia-Pacific Awards
Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV
3TREES Perkenalkan Solusi Pelapis Bangunan yang Ramah Lingkungan di Ajang Big 5 Construct Kenya, Perluas Pasar di Afrika Timur
HUAWEI WATCH D3 Debut di Ajang ISH-ECS 2026, Hadirkan Teknologi Pemantauan Tekanan Darah untuk Aktivitas Sehari-hari

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Dorong Kolaborasi Global Berbasis Kecerdasan Digital — Ajang 33rd China International Advertising Festival Resmi Dibuka di Haidian, Beijing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Fosun Health Debut di Canton Fair, Foshan Fosun Chancheng Hospital Perkenalkan Layanan Medis Internasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:01 WIB

Unit Usaha Syariah OCBC Perluas Akses Pengelolaan Kekayaan Berbasis Syariah dari Emas Hingga Wakaf

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Bright Eye Clinic Raih Gelar “Ophthalmology Wellness Clinic of the Year in Korea” di Ajang 2026 GlobalHealth Asia-Pacific Awards

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Partisipasi IX di Ajang IPVS 2026: Mempelajari Aspirasi Global, Bermitra guna Mendorong Pencegahan HPV

Berita Terbaru

Info Makassar

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:10 WIB