Pendaki Asal Bone Meninggal Saat Upacara 17 Agustus di Gunung Bawakaraeng

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 18 Agustus 2025 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, diwarnai duka. Seorang pendaki bernama Irfan (24), asal Kabupaten Bone, dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia saat mengikuti pengibaran bendera Merah Putih di puncak gunung, Minggu (17/8/2025).

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, korban mengalami kondisi hipotermia berat ketika berada di puncak dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan evakuasi menuju kaki gunung.

“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim Dokpol Polda Sulsel yang ikut bersama tim evakuasi,” kata Andi Sultan, Minggu (17/8/2025) malam.

Sultan mengungkapkan, korban menghembuskan napas terakhir di Pos 8 Gunung Bawakaraeng. Saat itu, tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi korban dari Pos 10 atau puncak gunung melalui jalur Bulu Ballea.

Menurut keterangan Basarnas, Irfan ikut serta dalam kegiatan lintas alam bersama 16 rekannya. Rombongan mulai mendaki pada Selasa, 12 Agustus 2025 lalu, melalui jalur Bulu Baria, dan tiba di puncak Gunung Bawakaraeng pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Namun, pada Minggu pagi, Tim Siaga Merah Putih menemukan korban dalam kondisi lemah akibat hipotermia.

“Korban sempat ditangani oleh tim, namun keadaan korban belum juga membaik, maka tim mengevakuasi korban dengan cara ditandu menuju kaki gunung,” bebernya.

Jenazah korban tiba di posko Bulu Ballea sekitar pukul 19.05 WITA. Selanjutnya, jasad dibawa ke Puskesmas Tinggi Moncong untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Carubbu, Kecamatan Awampone, Kabupaten Bone.

Dalam kesempatan itu, Sultan juga melaporkan jumlah pendaki yang mengikuti peringatan HUT ke-80 RI di Gunung Bawakaraeng mencapai 4.172 orang. Pendaftaran atau registrasi dilakukan di sejumlah pos resmi, antara lain di Bulu Ballea, Lembanna, Tassoso, dan Panaikang.

Selain korban meninggal dunia, Basarnas ikut mencatat sebanyak 64 pendaki mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Mayoritas menderita hipotermia, asam lambung, hingga terpisah dari rombongan. Beruntung, semuanya selamat dan berhasil ditangani oleh tim siaga di lapangan. (*)

Berita Terkait

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Inovasi Lontara+ dan Command Center di Forum Kota Cerdas Kemendagri
Prihatin Kabut Asap di Makassar, Appi Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan
Kesra Makassar Matangkan Persiapan Hari Santri 2026, Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam
Kokurikuler Berbasis Lingkungan, SMPN 34 Makassar Produksi 100 Kilogram Kompos Eco-Nangka 34
Wali Kota  Appi Paparkan Program Unggulan Makassar Creative Hub di Forum PBB Jenewa
Waspada Penipuan Online Lewat Phishing WhatsApp
Sekda Makassar Minta Camat-Lurah Validasi Data 559.967 Warga, Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Tampil di Forum Dunia, Wali Kota Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Inovasi Lontara+ dan Command Center di Forum Kota Cerdas Kemendagri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Prihatin Kabut Asap di Makassar, Appi Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Kesra Makassar Matangkan Persiapan Hari Santri 2026, Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota  Appi Paparkan Program Unggulan Makassar Creative Hub di Forum PBB Jenewa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Waspada Penipuan Online Lewat Phishing WhatsApp

Berita Terbaru