Mengasah Naluri Balap Lewat Skrining Yamaha

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengikuti skrining pembalap yang digelar Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bersama PT Suracojaya Abadi Motor (SJAM) di Sirkuit Puncak Mario, Jumat, 3 April 2026, menjadi pengalaman yang tak sekadar memacu adrenalin, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang esensi balap.

Kegiatan ini terasa istimewa karena berada dalam pengawasan langsung instruktur profesional dari Yamaha Racing Academy, sebuah kombinasi antara praktik dan pembelajaran yang jarang didapat secara bersamaan.

Di atas lintasan mini yang dirancang khusus untuk kebutuhan skrining, saya menjajal Yamaha NMAX Turbo dalam tiga putaran singkat namun padat makna.

Sekilas, jumlah lap tersebut mungkin terdengar terbatas. Namun di situlah letak tantangannya: bagaimana memaksimalkan waktu yang singkat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menyerap arahan teknis dari para instruktur.

Pengalaman ini menyadarkan bahwa balap bukan semata urusan kecepatan. Setiap tikungan menuntut presisi, setiap bukaan gas membutuhkan perhitungan, dan setiap keputusan di lintasan harus diambil dalam hitungan detik.

NMAX Turbo yang biasanya identik dengan kenyamanan berkendara harian, di tangan pembalap justru menunjukkan potensi lain—lincah, responsif, dan mampu diajak berkompromi dalam ritme balap.

Peran instruktur dari Yamaha Racing Academy menjadi faktor pembeda dalam skrining ini. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga memberikan evaluasi yang konkret dan personal. Mulai dari racing line, teknik pengereman, hingga posisi tubuh saat menikung semuanya dikupas secara detail.

Pendekatan ini menunjukkan keseriusan Yamaha dalam membina calon pembalap, bukan sekadar mencari yang tercepat, tetapi juga yang paling siap secara teknik dan mental.

Lebih dari itu, skrining ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Yamaha Cup Race yang akan digelar pada 17–19 April 2026 di sirkuit yang sama. Dengan pembekalan seperti ini, para peserta tidak datang ke ajang balap hanya dengan keberanian, tetapi juga dengan bekal pengetahuan yang memadai.

Bagi penulis, skrining ini mencerminkan komitmen Yamaha dalam membangun ekosistem balap yang berkelanjutan. Skrining bukan hanya tahap seleksi, melainkan ruang belajar  membentuk karakter dan kompetensi pembalap. Dari lintasan kecil di Puncak Mario, lahir harapan besar untuk melahirkan talenta-talenta balap  lebih matang dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.(Akbar)

Berita Terkait

Dari Sampah ke Krisis Pangan: Ancaman Diam-Diam bagi Nasi di Meja Kita
Ketika Sampah Dikurasi: Membaca Masa Depan Ekologi Makassar dari Tumpukan yang Selama Ini Diabaikan
”HOAKS DAN DUSTA DIGITAL: Ancaman Moral Zaman Modern”
Tanami Tanata’: Ketika Kota Belajar Mengolah Sisa Hidupnya Sendiri
Menata Kota, Menata Kesadaran Etika Lingkungan dan Harapan Baru Makassar
Keyhole Garden dan Lorong-Lorong yang Kembali Bernapas
Pisai Sampata’, Tanami Tanata’
Pengolahan Sampah Terintegrasi Berbasis Urban Farming: Ekologi Baru Kota Modern

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:09 WIB

Dari Sampah ke Krisis Pangan: Ancaman Diam-Diam bagi Nasi di Meja Kita

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:29 WIB

Ketika Sampah Dikurasi: Membaca Masa Depan Ekologi Makassar dari Tumpukan yang Selama Ini Diabaikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:19 WIB

”HOAKS DAN DUSTA DIGITAL: Ancaman Moral Zaman Modern”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:53 WIB

Tanami Tanata’: Ketika Kota Belajar Mengolah Sisa Hidupnya Sendiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIB

Menata Kota, Menata Kesadaran Etika Lingkungan dan Harapan Baru Makassar

Berita Terbaru

Info Makassar

Kepala DLH Makassar: PSEL untuk Tekan Tingginya Volume Sampah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WIB

Politik

Nahkoda Berganti, Kantor NasDem Sulsel Pun Pindah

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:03 WIB

Info Makassar

GMTD Resmi Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:10 WIB