Mengikuti skrining pembalap yang digelar Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bersama PT Suracojaya Abadi Motor (SJAM) di Sirkuit Puncak Mario, Jumat, 3 April 2026, menjadi pengalaman yang tak sekadar memacu adrenalin, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang esensi balap.
Kegiatan ini terasa istimewa karena berada dalam pengawasan langsung instruktur profesional dari Yamaha Racing Academy, sebuah kombinasi antara praktik dan pembelajaran yang jarang didapat secara bersamaan.
Di atas lintasan mini yang dirancang khusus untuk kebutuhan skrining, saya menjajal Yamaha NMAX Turbo dalam tiga putaran singkat namun padat makna.
Sekilas, jumlah lap tersebut mungkin terdengar terbatas. Namun di situlah letak tantangannya: bagaimana memaksimalkan waktu yang singkat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menyerap arahan teknis dari para instruktur.
Pengalaman ini menyadarkan bahwa balap bukan semata urusan kecepatan. Setiap tikungan menuntut presisi, setiap bukaan gas membutuhkan perhitungan, dan setiap keputusan di lintasan harus diambil dalam hitungan detik.
NMAX Turbo yang biasanya identik dengan kenyamanan berkendara harian, di tangan pembalap justru menunjukkan potensi lain—lincah, responsif, dan mampu diajak berkompromi dalam ritme balap.
Peran instruktur dari Yamaha Racing Academy menjadi faktor pembeda dalam skrining ini. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga memberikan evaluasi yang konkret dan personal. Mulai dari racing line, teknik pengereman, hingga posisi tubuh saat menikung semuanya dikupas secara detail.

Pendekatan ini menunjukkan keseriusan Yamaha dalam membina calon pembalap, bukan sekadar mencari yang tercepat, tetapi juga yang paling siap secara teknik dan mental.
Lebih dari itu, skrining ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Yamaha Cup Race yang akan digelar pada 17–19 April 2026 di sirkuit yang sama. Dengan pembekalan seperti ini, para peserta tidak datang ke ajang balap hanya dengan keberanian, tetapi juga dengan bekal pengetahuan yang memadai.
Baca Juga:
Kepala DLH Makassar: PSEL untuk Tekan Tingginya Volume Sampah
Tudang Sipulung II IKA SMADA, Appi Ajak Alumni Berkontribusi untuk Kota Makassar
Bagi penulis, skrining ini mencerminkan komitmen Yamaha dalam membangun ekosistem balap yang berkelanjutan. Skrining bukan hanya tahap seleksi, melainkan ruang belajar membentuk karakter dan kompetensi pembalap. Dari lintasan kecil di Puncak Mario, lahir harapan besar untuk melahirkan talenta-talenta balap lebih matang dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.(Akbar)







