HALLOMAKASSAR.COM– Kapal nelayan yang melakukan bongkar muat di Pelabuhan Paotere, Makassar, Selasa dinihari, (3/2/2026), meledak. Akibatnya sembilan Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka – luka.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan segera turun ke lokasi setelah mendapatkan laporan. Proses pemadaman api, evakuasi korban, hingga pengamanan area dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan respons cepat dilakukan untuk meminimalisir risiko yang lebih besar di kawasan pelabuhan yang saat itu masih cukup padat aktivitas.
“Ledakan terjadi sangat cepat saat proses pembongkaran ikan. Fokus utama kami adalah mengevakuasi korban dan memastikan api tidak meluas ke kapal lain di sekitar lokasi,” ujar Fadli.
Ia mengungkapkan, kondisi para korban saat ini berada dalam penanganan medis dan terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Sementara itu, penyebab pasti ledakan masih dalam tahap pendalaman oleh pihak berwenang.
Fadli juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja di kawasan pelabuhan, khususnya bagi para nelayan dan pekerja kapal.
“Kami mengimbau agar pemeriksaan mesin dilakukan secara rutin dan penanganan bahan mudah terbakar lebih diperhatikan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kelautan,” tegasnya.
BPBD Kota Makassar masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kejadian serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan situasi di Pelabuhan Paotere kembali aman dan kondusif.
Baca Juga:
Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
Judo Makassar Raih 8 Emas Hari ini, Ismail Apresiasi Perjuangan Atlet
ASUS Perkenalkan Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, Perkuat Kualitas dan Layanan Purnajual di Makassar
“Kami masih melakukan koordinasi, jika ada informasi terbaru akan kami sampaikan kemudian,” ucapnya.(*)








