Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere Meledak, 9 ABK Luka – Luka

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Kapal nelayan yang melakukan bongkar muat di Pelabuhan Paotere, Makassar, Selasa dinihari, (3/2/2026), meledak. Akibatnya sembilan Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka – luka.

Seluruh korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan segera turun ke lokasi setelah mendapatkan laporan. Proses pemadaman api, evakuasi korban, hingga pengamanan area dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan respons cepat dilakukan untuk meminimalisir risiko yang lebih besar di kawasan pelabuhan yang saat itu masih cukup padat aktivitas.

“Ledakan terjadi sangat cepat saat proses pembongkaran ikan. Fokus utama kami adalah mengevakuasi korban dan memastikan api tidak meluas ke kapal lain di sekitar lokasi,” ujar Fadli.

Ia mengungkapkan, kondisi para korban saat ini berada dalam penanganan medis dan terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Sementara itu, penyebab pasti ledakan masih dalam tahap pendalaman oleh pihak berwenang.

Fadli juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja di kawasan pelabuhan, khususnya bagi para nelayan dan pekerja kapal.

“Kami mengimbau agar pemeriksaan mesin dilakukan secara rutin dan penanganan bahan mudah terbakar lebih diperhatikan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kelautan,” tegasnya.

BPBD Kota Makassar masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kejadian serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan situasi di Pelabuhan Paotere kembali aman dan kondusif.

“Kami masih melakukan koordinasi, jika ada informasi terbaru akan kami sampaikan kemudian,” ucapnya.(*)

Berita Terkait

City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Implementasi Model Biomassa Sirkular
HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU
Kadis DLH Makassar Luruskan Isu Miring, Tegaskan Pembayaran Gaji Staf Dituntaskan
Wali Kota Munafri Respon Aspirasi Warga, Gelontorkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Romang Tongayya
2.181 Usulan Masuk Musrenbang, Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2026
Pemkot Makassar Target PAD 2026 Rp2,7 Triliun
DPM-PTSP Makassar Ukir Sejarah, Raih WBK dari Menteri PANRB

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:49 WIB

City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Implementasi Model Biomassa Sirkular

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:32 WIB

HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:18 WIB

Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:11 WIB

Kadis DLH Makassar Luruskan Isu Miring, Tegaskan Pembayaran Gaji Staf Dituntaskan

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:05 WIB

Wali Kota Munafri Respon Aspirasi Warga, Gelontorkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Romang Tongayya

Berita Terbaru