Hadapi Krisis Air, Pemkot Makassar Gerakkan 18 SPAM dan Langitkan Doa Lewat Salat Istisqa

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 5 September 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak hanya mengandalkan langkah teknis untuk menghadapi kemarau dan krisis air bersih.

Di tengah upaya menyalurkan bantuan air menggunakan mobil tangki ke puluhan titik dan mendorong penyediaan air melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sumur bor, Pemkot Makassar juga mengajak masyarakat menempuh ikhtiar spiritual.

Ribuan warga bersama jajaran Pemkot Makassar, tokoh agama, imam masjid, RT/RW, LPM hingga pekerja keagamaan melaksanakan Salat Istisqa atau salat meminta hujan secara berjamaah di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan Salat Istisqa digelar sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.

“Tujuan utama dari Salat Istisqa adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di wilayah yang mengalami kemarau panjang, termasuk Makassar, kekeringan atau krisis air bersih,” kata Syarief.

Salat Istisqa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemkot Makassar menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut hadir dalam pelaksanaan salat tersebut. Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, bertindak sebagai khatib, sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

Menurut Syarief, pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar, kolaborasi Pemkot Makassar dengan pengurus Masjid Al Markaz Al-Islami. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat.

“Kegiatan ini, kami mengundang seluruh pengurus masjid, seluruh RT dan RW, LPM, termasuk seluruh imam masjid dan pekerja keagamaan,” tuturnya.

“Pada prinsipnya, kita ketahui bersama bahwa kekeringan juga sedang melanda kita dan memang harus berusaha dan berikhtiar,” tambah mantan Kabag Protokol Pemkot Makassar itu.

Syarief menegaskan, ikhtiar tersebut tidak berarti pemerintah hanya menunggu hujan turun. Berbagai langkah penanganan krisis air tetap dilakukan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki ke sekitar 50 titik yang terdampak kekeringan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka lebih panjang melalui program SPAM berbasis sumur bor untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih.

“Ini salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Ini bentuk usaha kita. Kita tidak pernah putus asa untuk tetap berusaha agar hujan di Makassar maupun seluruh Indonesia bisa segera turun,” harap Syarief.

Ia juga mengatakan pesan yang disampaikan dalam khutbah Salat Istisqa menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan introspeksi dan melangitlan doa kepada Allah SWT.

Menurutnya, kekeringan tidak hanya harus dihadapi dengan pendekatan teknis, tetapi juga menjadi pengingat agar manusia memperbaiki diri dan memperbanyak doa.

“Melangitkan doa itu penting, untuk mengingatkan masyarakat Kota Makassar lainnya agar senantiasa mengharap pengampunan dari Allah SWT sehingga keberkahan turun di Makassar,” tuturnya.

Syarief menambahkan, Salat Istisqa tidak harus berhenti pada pelaksanaan hari ini. Jika kondisi kekeringan masih berlangsung, kegiatan serupa dapat kembali dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar bersama.

“Saya kira tidak jadi masalah diulang terus, namanya kita berusaha. Pastinya kita akan mengikuti jika ada rangkaian kegiatan Salat Istisqa lainnya,” katanya.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta.
Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Selle KS, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta para kepala lembaga dan instansi vertikal.

Di tengah musim kemarau yang membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air, Pemkot Makassar kini menempuh dua jalur sekaligus, mengatasi kebutuhan air secara langsung di lapangan, sembari mengetuk pintu langit lewat doa.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, Pemkot Makassar saat ini tengah melakukan upaya penanganan air bersih jangka panjang dengan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Tahun ini Pemkot menghadirkan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air. Ini akan terus bertambah,” katanya.

Sejalan dengan upaya itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar terus dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di sekitar 50 hingga 60 titik setiap hari.

“Selain SPAM, ada Dinas Pemadam, Dinas BPBD yang turun setiap hari hampir 50 sampai 60 titik untuk mendistribusi kebutuhan air,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Pemerintah juga mengintervensi sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Apa yang kami lakukan, untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover di RT/RW,” tukasnya.(*)

Berita Terkait

Bantah Tudingan Bangun TPS di Bantaran Sungai, Lurah Tamamaung: Itu Titik Transfer Pemilhan Sampah
Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz
Anak Pulau di Makassar Bakal Dapat Beasiswa, Appi: Mulai 2027 Kita Pastikan
Appi Bawa Kepala OPD  ke Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau
Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan
BPJS Puji Komitmen Wali Kota Appi Lindungi Pekerja Rentan, Sudah 103 Ribu Orang
Oase Mandiri Pangan di Lorong Cerekang
Perkuat Profesionalisme, Prokopim Makassar Ikuti Lokakarya Keprotokolan APEKSI

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:16 WIB

Bantah Tudingan Bangun TPS di Bantaran Sungai, Lurah Tamamaung: Itu Titik Transfer Pemilhan Sampah

Sabtu, 5 September 2026 - 11:50 WIB

Hadapi Krisis Air, Pemkot Makassar Gerakkan 18 SPAM dan Langitkan Doa Lewat Salat Istisqa

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sabtu, 5 September 2026 - 06:52 WIB

Anak Pulau di Makassar Bakal Dapat Beasiswa, Appi: Mulai 2027 Kita Pastikan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:18 WIB

Appi Bawa Kepala OPD  ke Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau

Berita Terbaru

Politik

SOKSI Dorong Penguatan Kaderisasi dari Kalangan Muda

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:28 WIB