Daftar Upah Tukang Masing – Masing Provinsi di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Upah tukang di masing – masing Provinsi di Indonesia cukup bervariatif. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Tengah (Sulteng), menjadi yang paling murah.

Itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Indikator Konstruksi Triwulan II-2025. Data BPS ini bersifat keseluruhan tanpa mengklasifikasikan tugas tukang bangunan, serta menggunakan nilai tengah atau rata-rata (median).

Data ini berdasarkan hasil survei perusahaan konstruksi triwulanan, yang merupakan sub sampel dari survei perusahaan konstruksi tahunan. Jumlah sampel survei perusahaan konstruksi triwulanan tahun 2025 adalah 3.500 perusahaan. Terdiri dari perusahaan konstruksi besar sebanyak 884 perusahaan, perusahaan konstruksi menengah sebanyak 2.612 perusahaan, serta perusahaan konstruksi kecil 4 perusahaan.

Menurut BPS, median (nilai tengah/rata-rata) upah pekerja konstruksi harian, atau biasa disebut tukang harian di DIY, NTT, dan Sulteng sebesar Rp 100.000. Upah tukang per hari di tiga provinsi itu paling rendah se-Indonesia, dan juga berada di bawah median (nilai tengah/rata-rata) nasional Triwulan II-2025 yang sebesar Rp 140.000.

Sementara Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI), Bambang Ekajaya mengatakan, secara umum saat ini upah tukang per hari minimal Rp 125.000 sampai dengan Rp 200.000-an.

Sedangkan upah kenek/asisten tukang atau kuli bangunan per hari mulai dari Rp 75.000 sampai dengan Rp 150.000, tergantung pengalaman dan hasil kerjanya.

“Untuk tukang dengan skill khusus seperti tukang profil, rata-rata sudah di atas Rp 200.000 per hari,” katanya dikutip dari Kompascom, Jumat, 24 Oktober 2025.

Menurut Bambang, yang membedakan upah tukang umumnya yaitu biaya makan di lokasi kerja serta fasilitas untuk tinggal.

“Kalau bisa tinggal di dalam proyek bisa lebih rendah,” imbuhnya.

Berikut daftar upah tukang di seluruh Indonesia

  • Aceh Rp 125.000
  • Sumatera Utara Rp 120.000
  • Sumatera Barat Rp 150.000
  • Riau Rp 150.000
  • Jambi Rp 130.000
  • Sumatera Selatan Rp 150.000
  • Bengkulu Rp 130.000
  • Lampung Rp 120.000
  • Kepulauan Bangka Belitung Rp 160.000
  • Kepulauan Riau Rp 158.000
  • DKI Jakarta Rp 165.000
  • Jawa Barat Rp 150.000
  • Jawa Tengah Rp 110.000
  • D.I. Yogyakarta Rp 100.000
  • Jawa Timur Rp 126.000
  • Banten Rp 150.000
  • Bali Rp 125.000
  • NTB Rp 120.000
  • NTT Rp 100.000
  • Kalimantan Barat Rp 150.000
  • Kalimantan Tengah Rp 150.000
  • Kalimantan Selatan Rp 150.000
  • Kalimantan Timur Rp 160.000
  • Kalimantan Utara Rp 150.000
  • Sulawesi Utara Rp 150.000
  • Sulawesi Tengah Rp 100.000
  • Sulawesi Selatan Rp 130.000
  • Sulawesi Tenggara Rp 135.000
  • Gorontalo Rp 135.000
  • Sulawesi Barat Rp 118.000
  • Maluku Rp 145.000
  • Maluku Utara Rp 160.000
  • Papua Barat Rp 150.000
  • Papua Rp 150.000.

Berita Terkait

Pelindo Jasa Maritim Rombak Jajaran Komisaris
Peringati Bulan K3 Nasional, SPJM Pelindo Gelar Donor Darah di Makassar
SPJM Catat Laba Bersih 2025 Melonjak 50,8 Persen, Lampaui Target RKAP
Aktivasi Wajib Pajak di Coretax Tembus 9 Juta
Harga Emas di Penghujung Tahun 2025, 24, UBS, Antam dan Antam Retro
Pencapaian Cemerlang, SPJM Optimis Pertahankan Performa Hingga Akhir Tahun
Pelindo Jasa Maritim dan Kemensos Latih 30 Disabilitas Lewat Program Difablepreneur
Harga BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:50 WIB

Pelindo Jasa Maritim Rombak Jajaran Komisaris

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:20 WIB

Peringati Bulan K3 Nasional, SPJM Pelindo Gelar Donor Darah di Makassar

Senin, 26 Januari 2026 - 17:52 WIB

SPJM Catat Laba Bersih 2025 Melonjak 50,8 Persen, Lampaui Target RKAP

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:54 WIB

Aktivasi Wajib Pajak di Coretax Tembus 9 Juta

Senin, 29 Desember 2025 - 11:14 WIB

Harga Emas di Penghujung Tahun 2025, 24, UBS, Antam dan Antam Retro

Berita Terbaru