Kementrian PU Akan Gelontorkan Rp99 Miliar  Rehabilitasi Gedung DPRD Sulsel

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 16 September 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Direktorat Jendral Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum (PU), Dewi Chomistriana meninjau Gedung DPRD Provinsi Sulsel yang ludes terbakar, Selasa 16 September 2025.

Ketia meninjau, Dewi didampingi Ketua DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi beserta sejumlah anggota dewan. Dewi melihat secara langsung puing-puing bangunan bekas pembakaran gedung DPRD Sulsel yang dilakukan oleh sejumlah massa aksi unjuk rasa pada 29 Agustus 2025 lalu.

Dewi Chomistriana mengatakan, dari hasil pemantauannya, sebanyak 9 masa bangunan mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat.

Ia menjelaskan, gedung sekretariat mengalami kerusakan paling berat, sedangkan gedung utama mengalami ketusakan berat dan sedang. Sementara gedung tower hanya rusak ringan.

“Kalau gedung tower itu rusak ringan masih bisa diperbaiki, jadi hanya dilakukan rehabilitasi, diperkirakan masa perbaikannya hingga akhir Desember 2025, sehingga bisa kembali digunakan,” ungkap Dewi.

Sedangkan gedung sekretariat yang mengalami rusak berat, bahkan sudah tidak bisa lagi digunakan, sehingga akan dilakukan rekontruksi atau dibangun ulang, masa pengerjaan dibutuhkan waktu yang cukup lama bahkan bisa selesai hingga tahun 2027.

Sementara gedung utama rusak berat, tapi struktur bangunannya masih dapat digunakan.

“Gedung utama hanya rehabilitasi berat, tetapi harus ditindak lanjuti, nanti akan dilakukan pendalaman sekitar 2 minggu hingga sebulan untuk mengetahui tingkat kerusakannya. Jadi nanti akan diperbaiki, namun tidak bisa selesai hingga akhir Desember tahun ini, kemungkinan hingga Desember 2026,” ujarnya.

Dewi mengatakan, gedung DPRD Sulsel ini diresmikan pada tahun 1978 atau sudah berdiri selama 47 tahun, gedung ini dirancang untuk menampung 48 anggota dewan, namun saat ini jumlah anggota mencapai 85 orang.

Selain itu, jumlah pegawai sekretariat kurang lebih 300 orang, sehingga kapasitasnya tidak mencukupi.

“Jadi kami akan desain ulang terutama di gedung sekretariat untuk mengakomodir ruang tambahan,” ungkapnya.

Untuk rehabilitasi sedang dan berat diperkirakan menggunakan anggaran Rp99 miliar bersumber dari APBN.

“Namun untuk konstruksi dan bangun ulang itu masih harus dihitung lagi,” paparnya.

Ketua DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi mengunhkapkan, pihaknya juga akan mengklaim asuransi, meskipun nilainya terbilang kecil namun klaim asuransi itu dapat digunakan untuk pengadaan perlengkapan kantor.

“Ada klaim asuransi, nantinya akan diperuntihkan untuk interior, meja dan kebutuhan kantor. Sehingga pemanfaatan anggarannya bisa tepat,” ujarnya.***

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner Mewah di Rujab untuk Alumni UNHAS  
DPRD Parepare Adukan Kelangkaan Gas Subsidi ke DPRD Sulsel
Kajati Sulsel Berganti, Jaksa Agung Instruksikan Segera Adapatasi Penegakan Hukum
Perkuat Kelembagaan, Sekretariat Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Gubernur Sulsel Usul Skema Modal Tanpa Bunga, IKA Unhas Jadi Motor Penggerak
Dua Pelaut Asal Sulsel Disandera di Somalia, Ini Langkah Pemerintah Provinsi 
Pemprov Sulsel Perketat Pengawasan Kelayakan Hewan Kurban
Tiga Posisi Kajari di Sulsel Berganti: Maros, Sinjai dan Luwu Utara

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:41 WIB

Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner Mewah di Rujab untuk Alumni UNHAS  

Kamis, 30 April 2026 - 16:58 WIB

DPRD Parepare Adukan Kelangkaan Gas Subsidi ke DPRD Sulsel

Kamis, 30 April 2026 - 08:09 WIB

Kajati Sulsel Berganti, Jaksa Agung Instruksikan Segera Adapatasi Penegakan Hukum

Rabu, 29 April 2026 - 15:59 WIB

Perkuat Kelembagaan, Sekretariat Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Rabu, 29 April 2026 - 15:55 WIB

Gubernur Sulsel Usul Skema Modal Tanpa Bunga, IKA Unhas Jadi Motor Penggerak

Berita Terbaru