Kecamatan Panakkukang Terdepan Dukung Program Unggulan Appi – Aliyah

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Kecamatan Panakkukang menjadi yang terdepan dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham (Appi – Aliyah). Khususnya terkait pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Gerakan Satu Kelurahan Satu Maggot, Satu Bank Sampah, dan Satu Urban Farming di Kantor Kecamatan Panakkukang.

Camat Panakkukang, M Ari Fadli, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi langsung dari arahan Wali Kota Makassar. Guna mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan kemandirian pangan.

“ Program ini jadi kewajiban bagi seluruh lurah untuk mengintegrasikan tiga program prioritas Pak Wali di setiap kelurahan,” kata Ari.

Menurutnya, meski Wali Kota meminta setiap RT-RW menjalankan urban farming, dimulai dari satu unit per kelurahan adalah strategi awal untuk menunjukkan contoh yang konkret kepada masyarakat.

“Kalau kelurahan sudah memberi contoh, saya yakin partisipasi warga akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan gerakan ini adalah mendukung pengurangan sampah organik yang selama ini menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Keberadaan maggot menjadi solusi karena mampu mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat.

“Apalagi kan keinginan Pak Wali, pengurangan sampah organik yang ada di TPA harus kita dukung. Maggot ini bisa menjadi tempat suplai pengolahan sampah-sampah organik itu,” tambahnya.

Dari 11 kelurahan di Kecamatan Panakkukang, seluruhnya sudah mulai bergerak. Kelurahan Paropo menjadi salah satu yang paling menonjol karena lebih dulu menjalankan program ini secara aktif.

“Ada yang masih dalam proses, terutama karena dua lurah sempat ikut diklat. Tapi insyaallah dalam satu dua bulan ini, semua kelurahan sudah lengkap dengan urban farming, bank sampah, dan maggot-nya,” kata Ari optimistis.***

Berita Terkait

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Appi: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH
Kemarau Panjang, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siaga Penuhi Kebutuhan Air Warga
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Perkuat Sistem Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada hingga Mesin Pengolah Sampah
Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat – Lurah Diminta Turun Cek Ulang di Rumah Warga
DLH Makassar Gencarkan Pemilahan Sampah, 445 Kg Sampah Dikumpulkan di Barrang Lompo
Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar
CEO IBR Bawa Tiga Gagasan Strategis, Makassar Dibidik Tembus Pasar Global

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Appi: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kemarau Panjang, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siaga Penuhi Kebutuhan Air Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Perkuat Sistem Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada hingga Mesin Pengolah Sampah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat – Lurah Diminta Turun Cek Ulang di Rumah Warga

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Terkendali Anggaran

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:06 WIB