Kadis DLH Makassar Ajak Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah, Ini Alasannya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar,  Helmy Budiman. (Tangkapan layar dari chanel youtube Unhas TV).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman. (Tangkapan layar dari chanel youtube Unhas TV).

HALLOMAKASSAR.COM –Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman mengajak
masyarakat untuk mulai melakukan pengelolaan sampah dari rumah sebagai langkah utama mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurut Helmy, proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bukan satu-satunya solusi dalam penanganan persoalan sampah di Kota Makassar. Ia menilai, pemilahan sampah sejak dari sumber tetap menjadi langkah paling penting dalam sistem pengelolaan sampah modern.

“PSEL hanya salah satu solusi. Pengelolaan terbaik tetap dimulai dari rumah melalui pemilahan sampah organik dan anorganik,” kata Helmy, Sabtu, (16/5/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan agar sampah yang masuk ke TPA nantinya hanya berupa residu atau sampah yang benar-benar tidak dapat diolah kembali.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Makassar terus mengembangkan berbagai fasilitas pengelolaan sampah seperti bank sampah, TPS3R, dan fasilitas pengolahan berbasis masyarakat lainnya.

Selain itu, Helmy juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat terkait perubahan pola pikir terhadap TPA. Menurutnya, TPA seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tempat membuang sampah, tetapi sebagai lokasi pengelolaan sampah secara terpadu.

“TPA bukan tempat buang sampah semata, tetapi tempat mengelola sampah agar volumenya bisa terus dikurangi,” katanya.

Terkait polemik lokasi pembangunan PSEL, ia mengakui masih adanya resistensi dari sebagian masyarakat, khususnya di wilayah Tamalanrea. Namun menurutnya, pemerintah tetap berupaya membangun komunikasi terbuka agar masyarakat memahami tujuan dan teknologi yang akan digunakan dalam proyek tersebut.

Helmy berharap seluruh pihak dapat mendukung upaya pengelolaan sampah di Makassar demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang.

“Kalau semua masyarakat ikut memilah sampah dari rumah, persoalan sampah di Makassar akan jauh lebih mudah ditangani,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan
Permudah Akses Warga, Wali Kota Makassar Hadirkan Layanan Adminduk hingga Kelurahan
Pengamat: Aklamasi Musda Golkar Sulsel Harus Representasikan Suara Mayoritas DPD II
Tak Butuh Waktu Lama,  Genangan di Sejumlah Ruas Jalan di Makassar Langsung Surut Atas Atensi Wali Kota
Menuju Transportasi Modern,  Wali Kota Makassar – Direktur Sinar Jaya Bahas Sistem Bus Kota 
Kuasai Fasum Selama 20 Tahun, 8 Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Solusi
Menjelang Pelantikan, Ormas APPI Perkuat Sinergi Lewat Audiensi Bersama Wali Kota Makassar
Pemkot Makassar Perkuat SPMB 2026: Server Dipisah, Layanan Aduan Dibuka, Transparansi Dijaga
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:34 WIB

Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:54 WIB

Permudah Akses Warga, Wali Kota Makassar Hadirkan Layanan Adminduk hingga Kelurahan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:22 WIB

Kadis DLH Makassar Ajak Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah, Ini Alasannya

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:07 WIB

Pengamat: Aklamasi Musda Golkar Sulsel Harus Representasikan Suara Mayoritas DPD II

Senin, 18 Mei 2026 - 19:20 WIB

Tak Butuh Waktu Lama,  Genangan di Sejumlah Ruas Jalan di Makassar Langsung Surut Atas Atensi Wali Kota

Berita Terbaru