Makassar Melejit di IKT 2026, Tembus 10 Besar Nasional, Wali Kota Appi: Ini Bukti Kerja Bersama

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Kota Makassar kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional pada tahun 2026 ini. Ini membuktikan Makassar keluar dari zona merah intoleransi.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin, ‘Kota Daeng’  resmi masuk dalam 10 besar kota berpenduduk di atas satu juta jiwa dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia, berdasarkan penilaian SETARA Institute melalui Indeks Kota Toleran (IKT).

Appi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan capaian tersebut.

“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi seluruh pihak yang telah menunjukkan bahwa kota ini adalah kota yang inklusif, sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ucap Appi, Rabu (6/5/2026).

Menariknya, jika melihat Indeks Kota Toleran (IKT) tahun 2024, Makassar berada di posisi ke-52, maka pada riset IKT mengalami kenaikan drastis dengan lompatan 43 peringkat hingga menempati posisi ke-9 nasional, diumumkan 2026.

Menurut Munafri, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja kolaboratif antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kota Makassar.

“Toleransi bukan sekadar jargon, tetapi harus benar-benar hadir dan dirasakan di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Capaian ini menjadi lompatan signifikan, di mana Makassar berhasil naik 43 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar bersama seluruh elemen masyarakat dalam merawat keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis.

Penilaian IKT yang dirilis pada April 2026 di Jakarta mengukur berbagai indikator, mulai dari regulasi yang mendukung kebebasan beragama, kebijakan pemerintah daerah, hingga praktik sosial masyarakat dalam menjaga toleransi dan inklusivitas.

Hasil ini menunjukkan bahwa Makassar tidak hanya mampu menghadirkan stabilitas sosial, tetapi juga berhasil membangun ruang hidup yang aman, setara, dan saling menghargai bagi seluruh warganya.

Munafri menegaskan, capaian ini tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas toleransi di Kota Makassar.

“Kita berharap kondisi ini dapat kita pertahankan secara bersama-sama. Dengan masuknya Makassar sebagai salah satu dari 10 besar kota toleran,” tuturnya.

“Ini menjadi bukti bahwa ketika semua pihak peduli dan bekerja bersama, maka tujuan besar untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dapat tercapai,” tambahnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar, sendiri selama ini terus mendorong berbagai program yang mendukung terciptanya iklim toleransi, mulai dari penguatan regulasi yang inklusif.

Fasilitasi dialog antarumat beragama, hingga pendekatan persuasif dalam menyelesaikan potensi konflik sosial di masyarakat.

Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan juga menjadi faktor kunci dalam mendorong peningkatan indeks toleransi di Kota Makassar.

Budaya gotong royong, saling menghormati, serta keterbukaan antarwarga menjadi fondasi kuat dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Dengan capaian ini, Kota Makassar diharapkan dapat menjadi role model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang toleran, inklusif, dan berkeadilan sosial.

“Ke depan, kami Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program yang berorientasi pada keberagaman, serta memastikan bahwa nilai-nilai toleransi tetap menjadi bagian integral dalam pembangunan kota,” tutup Appi. (*)

Berita Terkait

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar
PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027
Temui Peternak Hewan di Panaikang, Wali Kota Appi Siapkan Lokasi dan Fasilitasi Akses KUR
Semarak HUT ke-419 Makassar, MTQ 2026 Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Rp1,4 Miliar
Munafri Paparkan Dua Inovasi Unggulan di IGA 2026, Lontara+ Perkuat Layanan dan SALAMA Edukasi Bencana
Teken Pakta Integritas Bersama KPK, Wali Kota Appi  Minta Pejabat Pemkot Makassar Buktikan Lewat Kinerja
HUT ke-419 Makassar, Wali Kota Appi Instruksikan OPD Hadirkan Program Nyata untuk Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Makassar, Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Rabu, 4 November 2026 - 15:55 WIB

PSEL Makassar Tunggu Evaluasi Danantara, Wali Kota Appi: Aspirasi Warga Harus Didengar

Rabu, 4 November 2026 - 14:51 WIB

Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027

Rabu, 4 November 2026 - 08:50 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, MTQ 2026 Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Rp1,4 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 19:42 WIB

Munafri Paparkan Dua Inovasi Unggulan di IGA 2026, Lontara+ Perkuat Layanan dan SALAMA Edukasi Bencana

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

TP PKK Sulsel Libatkan 3.060 Kader Tekan Stunting

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:35 WIB