Nelayan Hilang Saat Pasang Jaring, Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Yanto (35) yang dilaporkan tenggelam saat memasang jaring di perairan laut Makassar, di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi.

Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor, Laha (48), yang melaporkan kejadian tersebut setelah Yanto tak kunjung kembali dari melaut. Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak tinggi saat kejadian diduga menjadi faktor yang membahayakan aktivitas korban di laut.

Menindaklanjuti laporan itu, BPBD Kota Makassar langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pencarian. Operasi dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, dengan melibatkan unsur gabungan dari DAMKARMAT, TNI–Polri, serta masyarakat setempat.

Pada pukul 11.50 WITA, tim gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses lebih lanjut.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyampaikan bahwa proses pencarian menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat.

“Tim di lapangan harus berjuang melawan ombak tinggi dan angin kencang. Namun berkat sinergi seluruh unsur, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan aman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut,” tambahnya.

BPBD Makassar menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut.

Berita Terkait

Dihadiri Ustadz  Das’ar Latif,  Pemkot Makassar Gelar Maulid Akbar di Area Pelabuhan Paotere
Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Appi: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH
Kemarau Panjang, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siaga Penuhi Kebutuhan Air Warga
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Perkuat Sistem Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada hingga Mesin Pengolah Sampah
Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat – Lurah Diminta Turun Cek Ulang di Rumah Warga
DLH Makassar Gencarkan Pemilahan Sampah, 445 Kg Sampah Dikumpulkan di Barrang Lompo
Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Dihadiri Ustadz  Das’ar Latif,  Pemkot Makassar Gelar Maulid Akbar di Area Pelabuhan Paotere

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Appi: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kemarau Panjang, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siaga Penuhi Kebutuhan Air Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Perkuat Sistem Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada hingga Mesin Pengolah Sampah

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Terkendali Anggaran

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:06 WIB