Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama Kemenlu, Promosi Pariwisata dan Maritim ke Pasar Global

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Januari 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar, terus membuka ruang kolaborasi strategis untuk mendorong akselerasi pembangunan daerah ke level global.

Kali ini, peluang kerja sama lintas sektor dijajaki bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, dengan fokus pada penguatan sektor pariwisata dan kemaritiman sebagai dua potensi unggulan Kota Makassar.

Upaya tersebut mengemuka dalam kunjungan resmi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jalan Pejambon No. 6, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Munafri didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar, Andi Zulfitra Dianta, Kepala Bagian Protokol Setda Kota Makassar, Andi Ardi Rahadian, dan diterima langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan Pertemuan ini menjadi langkah awal Pemkot Makassar untuk kolaborasi jejaring diplomasi Kemenlu dalam mempromosikan potensi wisata dan kekuatan maritim Makassar ke panggung internasional.

“Melalui skema promosi dan pameran luar negeri yang difasilitasi Kemenlu, Kota Makassar berpeluang tampil sebagai kota pesisir strategis yang memiliki wisata, sunset daya saing bisa kita promosikan di luar negeri,” kata Munafri.

Lebih lanjut Munafri menuturkan, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menindaklanjutinya dalam bentuk kegiatan konkret.

Sebagai langkah strategis, rencana sebuah agenda bertaraf internasional bertajuk “Diplomat Day in Makassar”, yang akan menjadi ruang temu antara pemerintah daerah dan perwakilan diplomatik berbagai negara.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada bulan Mei atau Juni 2026, dengan konsep memperkenalkan secara langsung potensi unggulan Kota Makassar, khususnya di sektor pariwisata dan kemaritiman.

“Melalui Diplomat Day in Makassar, para diplomat asing diharapkan dapat melihat, merasakan, dan memahami posisi strategis Makassar sebagai gerbang maritim Indonesia Timur, sekaligus destinasi wisata bahari yang memiliki daya tarik,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar, Andi Zulfitra Dianta, mengungkapkan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri menilai posisi strategis Kota Makassar sangat potensial untuk berkembang sebagai pusat bisnis dan pariwisata internasional, terutama di kawasan Indonesia timur.

“Wamenlu melihat Makassar memiliki letak geografis yang sangat strategis, baik sebagai gerbang kawasan timur Indonesia maupun sebagai simpul pertumbuhan ekonomi dan pariwisata internasional,” ujar Andi Zulfitra mengutip hasil pertemuan.

Lebih lanjut dijelaskan, Kementerian Luar Negeri saat ini tengah menginisiasi pengembangan kawasan ekonomi dan wisata di wilayah timur Indonesia sebagai alternatif destinasi selain Bali.

Dalam skema tersebut, Kota Makassar, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi wilayah prioritas yang akan dipromosikan secara intensif ke pasar global.

“Fokus Kemenlu pengembangan ini diarahkan untuk menjangkau pasar negara-negara Timur Tengah yang dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi investasi maupun kunjungan wisata,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Menteri Luar Negeri berinisiatif mengundang para duta besar negara-negara Timur Tengah yang bertugas di Indonesia untuk melakukan kunjungan langsung ke Makassar.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama konkret di bidang pariwisata, investasi, dan pengembangan kawasan ekonomi.

Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan Wamenlu terhadap potensi wisata Kota Makassar, khususnya kawasan Pantai Losari dan sekitarnya.

Kawasan ikon tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena menyimpan nilai sejarah, budaya, serta keunikan lanskap pesisir yang berpotensi besar menarik minat wisatawan mancanegara.

“Di Makassar, Pantai Losari dan kawasan sekitarnya memiliki cerita dan karakter yang kuat. Ini menjadi nilai tambah yang sangat menarik bagi wisatawan internasional, khususnya dari Timur Tengah,” tambahnya.

Menurutnya, peluang ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk semakin memperkuat dukungan kerja sama dan kolaborasi dengan mitra internasional dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Harapannya, kerja sama ini dapat mempercepat pembangunan Kota Makassar, terutama melalui sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan Kota Makassar,” harapnya.

Dengan terbukanya peluang menjangkau pasar Timur Tengah melalui dukungan Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Kota Makassar, menyatakan apresiasi dan kesiapan penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut.

“Sektor Pariwisata Kota Makassar adalah sektor unggulan kita disini. Dukungan Kemenlu tentu menjadi energi baru bagi kami untuk memperluas pasar wisata dan memperkuat posisi Makassar di kancah internasional,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tak Terprovokasi Pihak Luar, PKL Bercat Kuning di Bontoala Pilih Bongkar Sendiri Lapaknya
Calon Ketua DPC Kabupaten/Kota PPP di Sulsel Akan Diikat Pakta Integritas
Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor
Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri
Pemkot Makassar Siaga Hadapi “Godzilla El Nino”, BPBD Jadi Komando Darurat Air dan Kesehatan
Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
Masuki Triwulan II, Wali Kota Munafri Ultimatum  SKPD Agar Akselerasi dan Efektivitas Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:28 WIB

Tak Terprovokasi Pihak Luar, PKL Bercat Kuning di Bontoala Pilih Bongkar Sendiri Lapaknya

Sabtu, 18 April 2026 - 05:42 WIB

Calon Ketua DPC Kabupaten/Kota PPP di Sulsel Akan Diikat Pakta Integritas

Jumat, 17 April 2026 - 14:19 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih

Jumat, 17 April 2026 - 10:53 WIB

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar, 68 Pendaftar  Berlatar Belakang Aktivis hingga Profesor

Jumat, 17 April 2026 - 07:40 WIB

Penertiban Humanis di Tallo, Lapak di Atas Drainase Ditata, Sebagian Dibongkar Mandiri

Berita Terbaru