Idrus Marham Nilai Munafri Arifuddin Layak Nahkodai Golkar Sulsel

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 November 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham menilai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai figur yang layak memimpin Golkar Sulawesi Selatan.

Apalagi rekam jejak mantan CEO PSM Makassar itu menunjukkan kapabilitas kuat untuk membawa kembali kejayaan partai beringin di Sulawesi Selatan.

Itu tidak lepas dari capaian Golkar Makassar pada Pemilu Legislatif 2024 sebagai bukti konkret.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, Golkar menjadi peraih suara tertinggi di DPRD Makassar dengan 97.209 suara, mengungguli NasDem yang memperoleh 94.756 suara. Hanya saja, Golkar meraih enam kursi, sementara NasDem memperoleh delapan kursi.

Selain Munafri, Idrus menyebut dua tokoh lain sebagai opsi kandidat Ketua Golkar Sulsel, seperti Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

“Nama-nama yang muncul misalkan ada Andi Ina, ada Appi (Munafri Arifuddin), kemudian ada lagi Aco (IAS). Sebenarnya ini Golkar perlu ada satu teladan, perlu power sharing satu kesatuan membangun rumah besar ini, menata rumah besar ini supaya tujuannya cuma satu bagaimana agar Golkar di Sulsel kembali menjadi lumbung beringin,” kata Idrus Marham kepada wartawan di Makassar, Jumat, (14/11/2025).

Idrus menegaskan pentingnya stratifikasi dan kolaborasi antara senior – junior dalam membesarkan Golkar.

Menurutnya, Golkar hanya bisa kembali
berjaya di Sulawesi Selatan jika seluruh unsur partai bersatu, saling mendukung, dan tidak saling berebut kepemimpinan.

“Ini rumah bersama, harus dikelola dan dirawat bersama. Jangan lagi semua mau jadi ketua. Kalau tidak dilakukan konsolidasi secara total, senior-senior di daerah tidak bisa juga (diabaikan). Kalau itu tidak dilakukan, Golkar akan mati. Kebersamaan itu penting,” tegasnya.

Diketahui, di era Taufan Pawe memimpin Partai Golkar Sulsel, baru pertama kali sejak reformasi kursi Ketua DPRD Sulsel berpindah dari beringin. Pada Pileg 2024 lalu, Kursi Ketua DPRD Sulsel direbut Partai NasDem dengan perolehan 17 kursi, sementara Golkar diurutan kedua 14 kursi.

Adapun masa jabatan Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel akan berakhir pada 19 November 2025 nanti.

Sekretaris Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng menyebut pihaknya masih menunggu SK pemberhentian masa kepengurusan dari DPP.

“Iya akan berakhir tanggal 19 (November) nanti. Biasanya kalau berakhir pasti ada Plt. Tergantung SK-nya,” kata Marzuki, Senin, (10/11/2025) lalu.

Menurut Marzuki, tugas Plt Ketua Golkar Sulsel akan menyiapkan tahapan Musyawarah Daerah (Musda). Ia berharap pelaksanaan Musda dilakukan sebelum akhir tahun 2025.

“Tugasnya menyiapkan Musda secepatnya. Kita harap dilakukan secepatnya, sebelum akhir tahun, agar konsolidasi organisasi tetap jalan. Sebenarnya kita sudah siap gelar Musda tapi sampai sekarang belum ada jadwal dari DPP,” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Berita Terbaru