Seleksi Penerimaan Siswa Baru di Makassar Berpolemik, DPRD Turun Tangan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM-Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 agar berjalan transparan dan adil.

Hal ini disampaikan Ari-sapaanya menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait proses penerimaan peserta didik yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan.

Sebagai Ketua Fraksi NasDem, Ari menilai transparansi dalam sistem SPMB sangat penting untuk menjamin kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di Kota Makassar.

‎“Kami menerima cukup banyak aduan dari masyarakat soal PPDB, khususnya transparansi sistem di sekolah-sekolah. Ketika kami turun langsung ke lapangan, tadi di SDN Percontohan PAM Kota Makassar kepala sekolah yang bersangkutan sedang mengikuti pelatihan, sehingga kami belum mendapat keterangan dan data lengkap. Ini tentu menjadi perhatian kami,” ungkap , Rabu (9/7/2025).

‎Ari menjelaskan, proses penerimaan siswa baru untuk tingkat SD saat ini telah melewati beberapa jalur, seperti jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Namun, DPRD tetap meminta data resmi sebagai bahan evaluasi guna memastikan bahwa seluruh proses dilaksanakan sesuai dengan asas keadilan dan keterbukaan.

‎“Dalam waktu dekat, kami akan turun kembali, salah satunya ke SDN Percontohan PAM Kota Makassar untuk mengecek langsung bagaimana penerapan sistem ini. Sistem berbasis aplikasi seharusnya bisa menunjukkan tingkat validasi data agar tidak ada keraguan di masyarakat,” ujarnya.‎

‎Lebih jauh, Ari menambahkan bahwa pemantauan juga akan dilakukan pada pelaksanaan jalur non-domisili tingkat SMP yang masih berlangsung hingga Sabtu mendatang. Komisi D DPRD Makassar akan terjun ke beberapa sekolah untuk memastikan penerapan SPMB berjalan sesuai harapan masyarakat.

‎‎Tak hanya soal transparansi, Ari juga menyoroti persoalan keterbatasan daya tampung di sejumlah sekolah negeri yang kerap menjadi kendala tahunan dalam penerimaan siswa baru. Ia mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk segera mencari solusi agar semua anak tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, berbagai opsi harus terbuka agar tak ada satu pun anak di Kota Makassar yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.‎

‎“Yang paling penting bagi kami di Komisi D adalah memastikan semua anak mendapatkan hak pendidikan. Kalau memang sekolah negeri tidak mampu menampung, maka perlu dipikirkan apakah menambah kuota atau membantu siswa bersekolah di swasta dengan campur tangan pemerintah,” tegasnya.

Berita Terkait

DLH Makassar Gencarkan Pemilahan Sampah, 445 Kg Sampah Dikumpulkan di Barrang Lompo
Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar
CEO IBR Bawa Tiga Gagasan Strategis, Makassar Dibidik Tembus Pasar Global
Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Kota Makassar Siap Sambut Ribuan Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Ramah Tamah HUT RI Bersama Tokoh Masyarakat, Appi Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong
Pendataan Perlinsos Digital di 15 Kecamatan Tuntas, Selanjutnya RT/RW Sisir Warga Belum Terdata
Tindak Lanjut Arahan Wali Kota, BPBD Makassar Salurkan Air Bersih ke 23 Titik di 5 Kecamatan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

DLH Makassar Gencarkan Pemilahan Sampah, 445 Kg Sampah Dikumpulkan di Barrang Lompo

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:35 WIB

CEO IBR Bawa Tiga Gagasan Strategis, Makassar Dibidik Tembus Pasar Global

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Kota Makassar Siap Sambut Ribuan Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

Berita Terbaru