Shanghai Electric Dukung Pengisian Bahan Bakar Biometanol untuk Kapal dengan Volume Terbesar di Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 21 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Pada 17 Agustus, Shanghai Electric Company (SEHK: 02727, SSE: 601727) bekerja sama dengan Shanghai International Port Group dan CMA CGM Group dalam pengisian bahan bakar (bunkering) biometanol untuk kapal dengan total volume 8.000 metrik ton. Aksi tersebut tercatat sebagai bunkering biometanol tunggal terbesar di dunia. Seremoni bunkering yang berlangsung di Pelabuhan Yangshan, Shanghai, mengusung tema "Green Fueled Globe, Lead the Future".

Proyek metanol hijau Taonan milik Shanghai Electric menjadi pemasok utama biometanol untuk misi tersebut. Pencapaian ini tidak hanya membuktikan peningkatan signifikan dalam kapasitas pasokan, namun juga menegaskan kemampuan proyek Taonan dalam menjaga stabilitas produksi dan pasokan produk dalam skala besar.

Keberhasilan tersebut didukung rantai pasok bahan bakar hijau antardaerah yang terintegrasi. Di ajang Shanghai International Shipping Green Fuel Sustainable-Development Conference yang berlangsung pada 30 Juni 2026, Shanghai, Jilin, dan Liaoning resmi meluncurkan koridor transportasi bahan bakar hijau. Koridor ini menghubungkan basis produksi metanol di proyek Taonan, Jilin, dengan proses transit dan penyimpanan metanol di Pelabuhan Dalian hingga bunkering di Pelabuhan Shanghai.

Sebagai basis produksi utama dalam koridor tersebut, proyek metanol hijau Taonan Shanghai Electric memanfaatkan potensi energi angin dan surya Jilin yang melimpah, serta bahan baku biomassa. Fasilitas ini memiliki sistem proses lengkap dan peralatan inti yang dikembangkan secara mandiri sehingga menjadi pabrik skala besar pertama di dunia yang memproduksi biometanol dengan memadukan listrik hijau dan biomassa. Fasilitas tersebut memenuhi kebutuhan bunkering kapal di Shanghai International Shipping Center dan menyediakan dukungan penting bagi pengembangan tiga pusat bahan bakar hijau utama untuk pelayaran internasional.

Shanghai Electric akan terus mengembangkan rantai industri bahan bakar hijau secara menyeluruh, mulai dari produksi, penyimpanan, transportasi hingga pemanfaatan berbagai jenis bahan bakar hijau. Perusahaan juga akan memperkuat riset teknologi inti dan terus meningkatkan solusi bahan bakar hijau yang terintegrasi. Untuk mendorong kemajuan industri melalui inovasi teknologi, Shanghai Electric bekerja sama dengan sejumlah mitra guna mempercepat pembangunan proyek Metanol Hijau dan Sustainable Aviation Fuel (SAF) terintegrasi yang memadukan hidrogen hijau dengan gasifikasi biomassa (Proyek Taonan Fase II). Perusahaan secara bertahap akan meningkatkan kapasitas pasokan bahan bakar hijau dalam skala besar guna memenuhi kebutuhan sektor penerbangan dan maritim. Shanghai Electric juga akan terus mendukung pencapaian target dual-carbon Tiongkok serta mendorong transisi dunia menuju energi bersih rendah karbon.

Berita Terkait

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:30 WIB

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:18 WIB

WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau

Berita Terbaru